[ S E N J A ]

[ S E N J A ]

  • WpView
    Reads 870
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 31, 2017
Seharusnya dia disini kak! ini adalah senja yang pertama kali ingin dia lihat dengan kedua matanya. Lalu mengapa ketika aku yang sekarang ada. Dan aku ingin melihatnya bersama disini, justru malah membuatnya pergi ? Apa aku yang salah? Atau memang tuhan yang salah? Tuhan mengambil raganya agar tak bisa bersamaku? Tapi tak bisakah? Terakhir kali untuk seumur hidup aku, aku ingin senja ini menjadi saksi diantara perasaan kita berdua? Hm.. ? Kau tahu sebabnya ? "tuhan tidak pernah salah menitipkan luka kepada siapapun, Ia selalu memberi luka pada jiwa yang tabah dari sebelumnya . Hati yang juga lebih sabar kedepannya, kemudian senyum yang lebih besar dari egonya" Tapi selama setahun, ia menggantungkan satu-satunya harapan yang aku punya! Hari terakhir ini, harusnya menjadi hari yang takkan pernah aku lupain seumur hidup aku! Nyatanya sekarang NIHIL !
All Rights Reserved
#8
petrichor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Yang Benar
  • My Destiny
  • Is There Hope [Completed]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Till I Meet You
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • You Promised [END]
  • She(r)

Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin kamu semestinya tersenyum, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Tapi untuk menemani kamu kalau kamu butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025 Romance/Adventure/Spiritual/Drama Category : [18+] Pacing slowburn 47 part.

More details
WpActionLinkContent Guidelines