Holidays At Curug Ciherang

Holidays At Curug Ciherang

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Aug 3, 2016
Sekilas sharing tentang perjalanan menuju curug ciherang/rumah pohon, yang berada di daerah sukamakmur. Pemandangan yg cukup lumayan bagus buat foto" sawah yang tertata indah, pemandangan pegunungan yg indah membuat kaki ingin bergegas turun untuk selfie hehe . Durasi perjalanan dari rumah sampai ke lokasi kurang lebih sekitar 3 jam set. Lumayan jauh kan menurut saya sih itu hal yang wajar kalo jauh, dan perjuangan tidak akan pernah membohongi hasilnya hehe. Track perjalanan cukup lumayan aman, halus dan berliku dan sedikit curam tapi tidak berbahaya. Masalah biaya modal nekatz, berisi kantong hanya dengan 40 ribu rupiah hah murah bgt yah, kok bisa. Ingat smua bisa karna ada niat dan usaha sesampainya di lokasi parkiran, wow terlihat cukup menarik dan perjalanannya menuju rumah pohon dan curug tidak cukup melelahkan hanya membutuhkan waktu 5 menit saja sudah sampai hehe, langsung siapp untuk mengantri foto/selfie with your friend hehe.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • QODARULLAH
  • Di balik keindahan CURUG HORDENG
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • KKN desa Penari (Selesai)
  • Asmaraloka 🐻 [√]
  • REVERSAL
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Keluarga Kecil Katanya [END]
  • Brave Alone

Semua manusia tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan kedepannya. Tidak ada manusia yang selalu bahagia tanpa rasa sedih yang menghampiri. Pun sebaliknya, tidak akan ada manusia yang berlarut-larut dalam kesedihan tanpa sedikit bahagia yang akan jadi pengobatnya. Kita semua adalah manusia biasa yang kapan saja akan berpulang kepada-Nya jika sudah waktunya. Tidak peduli apa yang tengah dilakukan. Jika masa itu tiba, tidak ada siapapun yang bisa mencegahnya. Kita tidak bisa menawar untuk hidup lebih lama, pun kita tidak bisa meminta untuk dipercepat bertemu dengan-Nya. Semua sudah diukur dengan porsinya masing-masing. Rejeki, jodoh, maut, semua kisah hidup sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Kita manusia biasa. Kita hanya bisa berencana. Sedangkan hasilnya, itu sudah menjadi takdir Yang Maha Kuasa. Selamat membaca. Ini cerita pertama yang saya tulis. saya harap pembaca bisa menikmati tulisan saya. Ambil hikmah positifnya. jangan sungkan untuk memberikan kritik agar kedepannya penulis bisa menjadi lebih baik. Salam hangat, Penulis Catatan: Seluruh foto dari cover hingga foto yang ada di cerita, semuanya penulis ambil dari beberapa website yang ada di google. Jadi, gambar bukan milik penulis ya. Karena penulis tidak mempunyai keahlian dalam bidang gambar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines