BROKEN
  • WpView
    Reads 1,023,293
  • WpVote
    Votes 27,057
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 28, 2024
Dua hal yang paling dekat dengan manusia yakni mati juga patah hati. Seperti apa yang dialami seorang gadis belia berusia tujuh belas tahun, Belva Aura Naila Shafa. Raka Christian kekasihnya dalam sekejap berhasil melunturkan senyum tulus yang selalu tersungging dari bibirnya. Aura ingin mereka tetap bersama, namun takdir lebih memilih merampas paksa Raka dari sisinya. Rangkaian kebohongan yang Raka tinggalkan, tidak bisa dengan mudah dihapuskan, hingga perlahan mengubahnya menjadi sosok lain. Tak ada lagi Aura yang periang, ramah, dan lembut. Bagaimana jadinya ketika sosok cuek, dan galak seperti Aura kedatangan tamu ajaib sejenis Gibran Febrian Emeraldi Utama. Cucu pemilik sekolah yang manja, jahil dan nakal luar biasa. Banyak kejadian-kejadian menjengkelkan yang dialami Aura semenjak bertemu dengan laki-laki itu. Lantas apakah Aura bersedia menyerahkan hatinya, ketika dengan manis Gibran memintanya? Maukah takdir berbaik hati pada keduanya, atau justru membuat Aura terpuruk untuk kesekian kalinya. Mulai, 5 Agustus 2016
All Rights Reserved
#680
cancer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • My HOPE (SELESAI)
  • Naura & Lukanya
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • ARGA
  • my and your hopes
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • TRAUMA
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines