Story cover for Only Hope? by Fitria_Ramadhani
Only Hope?
  • WpView
    Leituras 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em ago 04, 2016
Apalah dayaku karena aku hanya orang biasa. Bukan Artis maupun Penyanyi, melainkan hanya seorang Fans.
Melihatmu yang sering berada di Tv, terkadang membuatku bahagia dan bangga. Tapi, bagaimana kalau kamu sedang menjalin sebuah hubungan?

Seorang Fans akan sakit dan memendam semua perasaannya yang ada, berusaha tegar untuk menyemangatimu meskipun terbesit perasaan sakit.

Sekarang, giliranku bertanya ! Bagaimana jika kamu yang menjadi aku?!
 Seorang Artis menjadi seorang Fans?
Maukah? 
Akankah? 
Adakah?

Dan kini, aku bukanlah Fansmu lagi. Mengapa? Karena rasa sakit itu. Aku jahat?!? Terserah.

Hidup kita berbeda! Jarak, tempat dan waktu pun berbeda ! Apakah kita bisa bertemu? Berteman? Atau bisa lebih?

Only Hope?
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Only Hope? à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Memories in Moon cover
Need You cover
Juan [REVISI] cover
Me,You and the story we went through. cover
Verronica (COMPLETED)  cover
SECOND LEAD cover
From a friend to lover? cover
Loving in Silence [THE END] cover
Short Story cover
Friendship Goals cover

Memories in Moon

13 capítulos Concluída

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?