KEN
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 4, 2016
"Pokoknya aku tidak mau tidur. TITIK !!!" bentak Ken dengan suara yang lantang dan jelas. Suaranya terangkum dalam kamar. Meja di sudut kamar, ranjang , kursi, serta segelas air putih yang masih utuh dari semalam ikut menghatarkan kesunyian seakan memahami apa yang Ken teriakan. *** "Sayang, apakah benar, kau tidak tidur?" Tanya wanita paruh baya dengan suara serak dan mata yang berkaca-kaca sekali lagi. "Sudah aku bilang kan mah?, aku tidak ingin tidur, aku tidak mau tidur" jawab Ken tanpa menoleh sedikitpun. "Kenapa?, sudah sepekan lebih , kau tidak tidur sayang, Mamah khawatir dengan kesehatanmu" ucap Mamah cemas. "Pokoknya, Ken tidak mau tidur mah.., ken tidak apa-apa, ken tidak mau tidur. Ken hanya tidak suka tidur sekarang" jawab Ken cetus. ***
All Rights Reserved
#18
insomnia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DELUSI
  • UNDERCOVER
  • THE BADASS SLAVE
  •  Our Marriage
  • Creepypasta
  • [End] Always you, alpha (XianWang)
  • Anak DESA ✔
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • The Grey Of SAKARUNA
  • hidden secret ( Yizhan)
DELUSI

Anna Stefanny Prawidja adalah seorang murid yang selalu ceria, pintar dan cantik. Ia terlahir dari keluarga kaya raya. Namun suatu ketika, keluarganya bangkrut dan seluruh harta dan asset keluarganya disita. Dave Abdi Prananta adalah seorang murid yang cenderung pendiam. Pintar, kaya dan juga tampan. Banyak para gadis yang mengaguminya, namun tak satupun dari mereka yang dapat memikat hatinya. _______________________ "Dave, kumohon!! Panjatkan pohon mangga itu untukku!!" Ujar Anna merengek sambil menarik-narik kaki baju Dave. "Kau sudah jelas tau aku tak pandai dalam hal itu?!" Ujar Dave mulai jengah. Anna memberenggut. "Ayolahhh!! Demi bayiku!" Dave terpaku mendengarnya. Raut wajah nya berubah gelap. Ingin rasanya ia berteriak 'Mengapa kau tak menyuruh suami mu saja?!' Namun lelaki itu hanya menjawab dengan pasrah "Baiklah, buatkan aku Moccaa sebagai gantinya." Lelaki itu akhirnya pasrah dan memanjat batang pohon mangga dengan susah payah. Demi keinginan istri orang lain yang akan ia bahagiakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines