Paints Her Memories

Paints Her Memories

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 26, 2016
Ibunya yang gemar melukis secara tidak sengaja menurunkan bakatnya ke anaknya Anne. Sehingga kuas, cat, kanvas menjadi sahabat gadis itu tiap harinya. Jika gadis lain menulis diary, ia melukis kenangan tersebut. Maupun senang, sedih ataupun ia sedang menangis, ia akan melektakan memorinya ke atas kanvas putih. Selalu mendapat bully-an disekolahnya, membuat ayahnya bertindak, untuk memindahkanya ke kampung halaman ibunya, Indonesia. Sesuatu yang sangat traumatik terjadi pada masa lalu di Indonesia membuat ibunya menjadi tidak rela, melepas anaknya di negara itu lagi. "Aku akan menjagamu, bahkan jika itu harus mengambil nyawaku sekali pun"
All Rights Reserved
#23
aaron
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still You [END]
  • DRABIA [END]
  • WHY NOT ME?
  • Halcyon
  • STELLA (On Going)
  • RAIN
  • Something Beautiful
  • Kanvas Merah
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • AVOID

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Karena ini ulang tahun gue, gue mau lo kabulin satu permintaan gue." "Permintaan apa?" "Mulai hari ini, lo jadi pacar gue." Kisah ini bukan berawal di situ, tapi kisah ini berawal di masa lalu yang sangat kelam. Masa lalu yang mengharuskan Adeva Felisha Myesha kehilangan seorang sahabatnya yang diketahuinya sudah meninggal akibat menolong dirinya dari sebuah kecelakaan. Sejak kejadian itu, Feli mengubah sifatnya yang egois menjadi orang yang begitu peduli karena baginya masa lalu bukanlah sebuah awal kerusakan tapi awal untuk memperbaiki diri. Lalu bagaimana jadinya jika orang yang dianggap Feli sudah meninggal itu hidup kembali? atau mungkin dia hanya kembarannya? Entahlah...

More details
WpActionLinkContent Guidelines