Story cover for Happy for Me by Amyziee7
Happy for Me
  • WpView
    Membaca 267
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 9
  • WpView
    Membaca 267
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 9
Bersambung, Awal publikasi Agt 06, 2016
Happy, sebuah nama indah yang dimiliki oleh gadis berambut hitam legam yang berbadan mungil ini. Malangnya, kehidupan nyatanya tidak seindah nama yang diberikan kedua orangtuanya itu.

Masa lalu yang pahit telah mengantarkan kehidupan semu untuknya. Kepercayaan dirinya pudar seiring dengan berjalannya waktu. Ia dikucilkan oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Happy merasa kesepian disepanjang hidupnya, sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang laki-laki yang berhasil merubah hidupnya. Perlahan-lahan ia menemukan kebahagiaannya. Namun dibalik semua itu, Happy harus menerima kenyataan bahwa laki-laki itu terkait dengan masa lalunya yang kelam.

Disaat cinta dan kasih sayang sudah terlanjur mengisi hatinya, Happy harus rela melepaskan semuanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Happy for Me ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#970trianglelove
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Serambi Doa [REVISI] oleh umut_ufh
36 bab Lengkap
Mahyra segera berlari, untungnya ia tak pergi jauh. Ia masuk ke dalam gedung, melewati koridor. Sial, kelasnya berada di lantai tiga. Ia menunggu dengan gelisah di depan lift, sampai lift terbuka ia segera masuk dan menekan tombol nomor 3. Ia panik, waktunya semakin berjalan, Tinnn Bunyi lift terbuka dengan cepat ia keluar, dan berbelok ke arah kanan menuju kelas paling ujung namun naas kembali menimpa dirinya. Ia menabrak sesuatu lebih tepatnya menambrak punggung seseorang yang membuatnya harus terjatuh tertimpa buku yang di bawah oleh orang tersebut. Orang itupun ikut terjatuh. "Shit, heh lo ngapain sih!" Mahyra tak memperdulikan apa yang dikatakan oleh orang tersebut. Ia masih mengusap bokongnya sekaligus kepalanya yang sakit karena terjatuh dan tertimpah buku. Kembali melirik jam, gawat dia terlambat setengah jam. Bisa mampus dirinya jika ketahuan mamanya. Ia berdiri, tanpa mengucapkan apapun, menghiraukan pria yang sudah mengumpat hebat kepadanya. Namun ia tak peduli, ia kembali berjalan dengan cepat sebab tak mampu berlari. "Cewek sinting" pria itu berteriak, pria yang tak bisa menghilangkan kekesalannya, akan memastikan ketika bertemu dengannya kembali, pria itu akan memberikan pelajaran untuknya . . "Semua pasti punya masalah bukan?". Kalau gak ada masalah dan hidup baik-baik saja, maka itu namanya bukan kehidupan. Begitupun hidup Mahyra, bagaimana dihadapkan dengan keluarga, pertemanan, cinta, bahkan sampai dirinya dengan TuhanNya. "Apakah Ia mampu melewati semuanya, atau malah menyerah?".
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Serambi Doa [REVISI] cover
Aniseyza  cover
Bukan Pangeran Diponegoro (✔) cover
CLOSER cover
BluSca cover
Where The Feelings cover
Queen (End) cover
Senja cover
My Annoying Boyfriend cover
Tawanan Fabio's (TAMAT) cover

Serambi Doa [REVISI]

36 bab Lengkap

Mahyra segera berlari, untungnya ia tak pergi jauh. Ia masuk ke dalam gedung, melewati koridor. Sial, kelasnya berada di lantai tiga. Ia menunggu dengan gelisah di depan lift, sampai lift terbuka ia segera masuk dan menekan tombol nomor 3. Ia panik, waktunya semakin berjalan, Tinnn Bunyi lift terbuka dengan cepat ia keluar, dan berbelok ke arah kanan menuju kelas paling ujung namun naas kembali menimpa dirinya. Ia menabrak sesuatu lebih tepatnya menambrak punggung seseorang yang membuatnya harus terjatuh tertimpa buku yang di bawah oleh orang tersebut. Orang itupun ikut terjatuh. "Shit, heh lo ngapain sih!" Mahyra tak memperdulikan apa yang dikatakan oleh orang tersebut. Ia masih mengusap bokongnya sekaligus kepalanya yang sakit karena terjatuh dan tertimpah buku. Kembali melirik jam, gawat dia terlambat setengah jam. Bisa mampus dirinya jika ketahuan mamanya. Ia berdiri, tanpa mengucapkan apapun, menghiraukan pria yang sudah mengumpat hebat kepadanya. Namun ia tak peduli, ia kembali berjalan dengan cepat sebab tak mampu berlari. "Cewek sinting" pria itu berteriak, pria yang tak bisa menghilangkan kekesalannya, akan memastikan ketika bertemu dengannya kembali, pria itu akan memberikan pelajaran untuknya . . "Semua pasti punya masalah bukan?". Kalau gak ada masalah dan hidup baik-baik saja, maka itu namanya bukan kehidupan. Begitupun hidup Mahyra, bagaimana dihadapkan dengan keluarga, pertemanan, cinta, bahkan sampai dirinya dengan TuhanNya. "Apakah Ia mampu melewati semuanya, atau malah menyerah?".