Stay With Me (Pending)

Stay With Me (Pending)

  • WpView
    Reads 1,324
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Nov 8, 2016
Entah nasibku yang kurang beruntung atau memang ini sudah takdirku, harus menikah dengan laki-laki yang bahkan aku tidak mengenalnya. Akupun baru sekali mengenal cinta yang menurutku itu menyakitkan karena di khianati oleh pacar dan sehabat sendiri. Ya memang benar, dulu waktu SMA aku sangat dekat dengan Ana yang duduk disebelahku, persahabatan kami akhirnya hancur karena pengkhianatan. Semenjak pengkhianatan itu, aku gak pernah mengenal yang namanya cinta lagi sampai lupa gimana caranya jatuh cinta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Merried Without Love
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • CINTA DALAM DIAM
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • forever with you [END]
  • Yang Terlupakan
  • Kau Pergi Tinggalkan Luka
  • AKU BUKAN GADIS YANG KOTOR[selesai] √

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines