GOLDEN DAYS

GOLDEN DAYS

  • WpView
    Reads 16,071
  • WpVote
    Votes 1,276
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 29, 2019
WpInfo
Fanfic
Lord Of The Rings
The Chronicles of Narnia
Kisah-kisah pada masa-masa keemasan Dunia Tengah, Narnia, berikut petualangan Penyihir-Penyihir Muda dari London yang menyaksikan, mendokumentasikan, dan tak jarang mencampuri semuanya. (A.n : Fanfiction Crossover of The Chronicles of Narnia by C.S. Lewis The Lord of The Rings and The Hobbit by J.R.R. Tolkien & Harry Potter by J.K. Rowling)
All Rights Reserved
#3
lordoftheringsfanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Enchantress, Return of The Guardian [LOTR fanfic]
  • Bocah Hogwarts
  • The Chronicles of Narnia : Keponakan Penyihir (Selesai)
  • 𝐒𝐏𝐄𝐂𝐈𝐀𝐋 𝐂𝐇𝐀𝐍𝐆𝐄𝐒, 𝖾𝖽𝗆𝗎𝗇𝖽 𝗉𝖾𝗏𝖾𝗇𝗌𝗂𝖾 ✓
  • Déjà vu: After The Battle Of Hogwarts (END)
  • 𝐦𝐢𝐫𝐚𝐜𝐥𝐞 𝐢𝐧 𝐧𝐚𝐫𝐧𝐢𝐚🦁 edmund pevensie
  • Gi Melin (I Love You) The Hobbit Fanfiction [END]
  • The Chronicles of Narnia : Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari (Selesai)
  • High Witch of Narnia [END]
  • I Know || Harry James Potter x Reader

✨ series kedua "The Enchantress" ✨ Ketika sebuah insiden tak terduga membangkitkan ingatan-ingatan yang perlahan mengaburkan batas antara ilusi dan kenyataan, Luna dipaksa menghadapi masa lalunya yang menyakitkan - mimpi buruk di masa depan dan kekacauan besar yang terjadi akibat perbuatannya. Terdesak oleh rasa bersalah yang mencekik dan kerinduan yang tak terobati, Luna bersumpah akan menemukan jalan kembali ke Middle-Earth, meski harus mempertaruhkan segalanya. Namun, apa yang dia pikir sebagai jawaban atas doanya ternyata menyimpan teka-teki yang jauh lebih gelap. Sebuah kekuatan misterius menariknya kembali, bukan ke tempat yang dia kenal, melainkan ke masa yang ingin dihindarinya. Di tengah keheningan sebuah menara tua, dikelilingi bayang-bayang yang terasa hidup, suara dingin nan menggema menyambutnya: "Selamat datang di Middle-Earth, Enchantress." Perasaan asing menyelimutinya-bukan hanya waktu yang telah berubah, tetapi juga tempat tersebut. Sosok-sosok yang seharusnya tidak mengenalnya tampak menunggu, seolah mereka telah lama merencanakan kehadirannya. Apakah ini peluang untuk memperbaiki segalanya, atau awal dari kehancuran yang lebih besar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines