Payung Tanpa Hujan

Payung Tanpa Hujan

  • WpView
    LECTURAS 23
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida dom, ago 7, 2016
Mungkin sehelai daun yang jatuh takan mengguurkan satu pohon yang besar, atau mungkin setetes air hujan takan bisa menumbuhkan sebatang pohon di padang pasir. Ya memang, terkadang kita bisa menjadi apasaja di dunia ini bisa jadi sebesar galaxy atau mungkin sebutir pasir. Aku mulai bingung dengan semua logika yang dia pakai, aku mengerti cinta itu terkadang hanya dogma yang membuat kita buta akan tetapi jika hanya menggunakan logika mungkin rasa akan kalah dengan asa. Dia membutuhkan keduanya berjalan bersamaan tanpa cacat. Itu memang yang diharapkan semua mahluk bumi, tapi terkadang dia hanya berjalan sendiri dengan terpatah patah. pandai sekali dia, orang orang yang melihatnya tertipu dengan senyum menawan yg ia pancarkan tanpa cacat sedikitpun. Sehingga mereka bisa berkata kalau cinta itu sempurna tanpa luka . Ya, aku juga paham cinta memang indah jika tidak mungkin kamu yang salah memilih sandaran.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • finally mate also
  • Membumi(Tamat)
  • Uncontrollable Love
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • My Bromance [18+] End
  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • Karena Kamu Rumahnya
  • [LS1] RAINEESME (Completed)

Di balik diamnya, Elora menyimpan samudra rasa yang tak pernah ia tuntut untuk dibalas. Ia mencintai dalam senyap, menyayangi dalam setia, dan percaya dalam buta. Alaric datang bagai cahaya pertama di pagi yang muram-menghangatkan, menyembuhkan, dan membuatnya percaya bahwa cinta bukan sekadar angan. Namun waktu mengubah segalanya. Alaric, yang dulu berjanji tak akan pergi, perlahan menjauh dalam kebohongan-kebohongan kecil yang tumbuh menjadi luka besar. Janji-janji yang dulu manis, kini hanya jadi abu di telapak tangan Elora-tak bisa digenggam, tak bisa dihapus. Ini bukan sekadar kisah tentang cinta yang retak, tapi tentang hati yang belajar untuk berhenti menggenggam hal-hal yang tak lagi ingin tinggal. Tentang perempuan yang perlahan menjahit kembali dirinya, meski benangnya adalah air mata dan kesepiannya sendiri. "Saat Janji Menjadi Luka" adalah sajak panjang tentang kehilangan, tentang keberanian untuk mencintai, dan tentang bagaimana hancur bukanlah akhir dari segalanya. di bawah langit senja yang perlahan berubah kelam, ada dua hati yang pernah saling menemukan-seperti dua kepingan puzzle yang akhirnya menyatu. jatuh dalam cinta yang tak terencana. dunia mereka begitu indah, penuh tawa, dan janji-janji yang ingin diabadikan. namun, tak semua kisah cinta diciptakan untuk selamanya. di antara kebahagiaan itu, takdir juga menyiapkan perpisahan yang tak mampu mereka hindari. meski cinta mereka begitu dalam, ada hal-hal yang tak bisa dilawan-ego, luka, dan keadaan yang memaksa mereka mengambil jalan masing-masing.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido