Babu-Babu Metropolitan

Babu-Babu Metropolitan

  • WpView
    Membaca 961
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jan 26, 2019
Ijah dan Imah adalah dua orang babu yang dalam kehidupan bermasyarakat dianggap kasta terendah. Namun dalam menjalani kehidupan, mereka suport satu dengan yang lainnya. Ijah tergolong baru di dunia perbabuan. Pengalamannya masih belum bisa dibandingkan dengan Imah. Belum lagi Isah, gadis polos yang juga sedang mencari jati dirinya di dunia perbabuan. Meski begitu, ketiga babu lulusan Unipersitas Babu Metropolitan ini merasa percaya diri dan yakin akan bisa menaklukkan dunia. Nantikan kisah mereka di Babu-Babu Metropolitan!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#83
babu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Surat tak berbalas
  • Setulus Cinta Alesha
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • Dear My Kapten (2025)
  • Gus Imamku✓
  • Yang Terlewatkan
  • DIGNITY (Pembalasan Luka Putri Sang Jendral)
  • Suck It and See (Complete)
  • Ghost in Pesantren
  • At Eighteen

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan