Last Meet

Last Meet

  • WpView
    Reads 1,424
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Shanaz tidak pernah mengira jika jatuh cinta bisa serumit ini. Baginya, mengenal sosok Ian adalah hal yang menyenangkan sekaligus menyakitkan. Melihat Ian akrab dengan cewek lain, juga sikap Ian yang berubah dingin, membuat Shanaz akhirnya menjauh dan melupakan rasa cintanya terhadap Ian. Namun, menjauh dari Ian tidak semudah yang dibayangkan Shanaz. Di satu malam, saat seluruh teman-temannya terlelap, semesta mempertemukan Shanaz dan Ian dalam satu waktu, menyibak satu rahasia yang selama ini ditutupi Shanaz dari Ian. "Sorry karna gue udah suka dan sayang sama lo, Yan." Dan pernyataan inilah yang akhirnya membuat mereka mengejar dan menghindar. *** Cerita ini sedang di re-Publish dengan segala perombakan yg sudah saya buat. Akan jadi lebih panjang dari versi awal. Semoga suka dengan segala perubahannya, ditunggu vote dan commentnya. Thanks ;)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Aku Dan Bintang [COMPLETED]
  • The Beauty Inside(Complete)
  • DeaSea
  • Alkenio
  • I (Space) You
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines