We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PUISI TEROR

PUISI TEROR

  • WpView
    Reads 408
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 30, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Hanya ini yang aku bisa. Sesuatu yang ku mulai dan yang ku akhiri selalu gagal. Puisi ini sebenarnya adalah untuk mengkritik diri ku sendiri. Tapi kalau anda merasa berguna silahkan di ambil maknanya.,kalaupun tidak buang saja di wadah yang sepantasnya. Puisi ini tidak dan tak akan memuat tentang kisah percintaan ataupun roman picisan yang biasa ada dalam puisi. Saya harap anda jangan merasa di teror karena puisi ini hanya untuk meneror diri saya pribadi. So....ini lah saya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • harapan yang pupus
  • PROSA
  • Dear You.... [COMPLETED]
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Tentang Kamu [Completed]
  • PHILOPHOBIA (END)
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

Bagaimana cara sederhana kita bertemu? Bagaimana cara semesta membuat kita bersatu? Bagaimana cara aku memandangmu setelah itu? Bagaimana cara kau buat aku menjatuhkan hati padamu? Bagaimana cara kita saling terjebak dalam rindu? Bagaimana cara kita akan dihadapkan pada pilu? Bagaimana cara menjaga patah hati terperangkap dalam bisu? Maaf jika tulisanku ini jauh dari kata sempurna. Karena semua yang tertulis di sini hanya berasal dari jari. Masih banyak kata yang tidak bisa tertuang karena oleh hati dibatasi. Maaf jika terlalu banyak bertele-tele, karena bagiku terus terang bukanlah hal yang sepele. Setelah apapun yang terjadi inilah kesimpulan yang meski itu menyakitkan namun sama sekali tak dapat ku pungkiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines