The Dark Paradise

The Dark Paradise

  • WpView
    LECTURAS 88
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida lun, ago 8, 2016
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Ntahlah, jumlahnya lebih dari satu. Mereka ramai, beragam juga, dan membuat suara-suara bising yang tak bisa ku terjemahkan. Kadang yang kurasa seperti sentruman di kepala dan tanganku diikat oleh beberapa wajah asing yang tak ku kenali. Diujung sana mukanya datar saja tak berupa, yang putih bajunya menarik-narik kakiku sampai aku pun pasrah. Sementara tubuh hitam besar dengan rambut berantakan, tertawa tepat di depan wajahku. Mereka seolah menggerumuni tubuhku dan aku dibuat diam tak berdaya. .... Lalu tiba-tiba semuanya gelap, dan aku bangun dari tempat tidurku. "Fiuhhh, hanya mimpi?" Lalu pada akhirnya, "astaga!!" betapa terkejutnya aku, mendapati tubuhku sendiri sedang tertidur pulas dikasur malam itu... Lalu?
Todos los derechos reservados
#178
luciddream
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Miracle of Survival [END]
  • The Brightest SUN to the Ordinary Road
  • [END] See You When You Can See Me
  • My Little Monster - Completed
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Sexy Daddy
  • Di Balik Kacamata [END]
  • Dreams Come True [END]
  • Villain Also Has A Reason [END]

"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido