We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Man and The Monster

The Man and The Monster

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 10, 2016
WpInfo
Fiction
Mystery
Elliot Anderson. Seorang dokter otopsi di kepolisian yang tampaknya tidak memiliki uang sepeser pun. Kali ini, ia harus dihadapkan dengan tantangan terbesarnya. To kill or not to kill. Remember, the monster is still inside of us.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PEMBUNUHAN BUNUH DIRI
  • [TBU] Alter [FINISHED]
  • Tiga Nama, Dua Dosa
  • ERLENA
  • Mr. and Mrs. RIG
  • THE DEPRESSIVE

- Pemenang "The Next Big Name 2021" (Penulis Paling Rajin) - Story of The Month 2021 Original story by Elle Ryu (Tamara) on Dreame/Innovel Thomas Hittman, putra kedua Perdana Menteri Hittman menghilang. Beberapa hari setelahnya, Thomas ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuhnya diduga jatuh dari tebing tanpa penyebab yang jelas. Kepolisian selalu menyebut ini adalah kasus bunuh diri dan menjadi kasus ketiga dalam bulan ini yang merupakan kasus bunuh diri di tempat yang sama. Tim Spesial Investigasi Kriminal (S.I.K) yang beranggotakan Liu Xikuan seorang anggota polisi, Luo Xi seorang ahli psikologi krimnal dan Zhan Jin dokter ahli forensik dibentuk untuk kasus ini karena berpikir kalau kasus ini tidak wajar. Mereka mencari kebenaran melalui penyelidikan yang diminta oleh Tuan Hittman. Penyelidikan ini selalu membawa mereka pada jalan buntu. Tapi korban selalu bertambah dengan pola yang tidak dapat ditebak. Kasus ini semakin mencurigakan karena kebanyakan dari korban adalah pemuda-pemuda yang akan menikah. Konspirasi-konspirasi buruk mulai bermunculan seiring munculnya kemungkinan. Tapi saat kebenaran terungkap, semua ternyata lebih dari sekedar pembunuhan biasa. Photo by Pixabay Edit by Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines