Kiran

Kiran

  • WpView
    Reads 1,646
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 14, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Demi sang pasien, terkadang seorang dokter pun juga harus berkorban. Terlebih bagi Bagaskara Aditya, yang musti memperbaiki jiwa Ranti, pasiennya. Dan bagi Kirana Larasati, Bagas sudah mulai melupakan dia dan hubungan mereka. Ia tersadar, ternyata lantai-lantai rumah sakit juga turut merentang jarak bagi hubungan nya. Pun begitu pula dengan Arkalana Mahendra. Ia korbankan keutuhan persahabatan selama 3 tahunnya untuk menyadarkan Bagas. Ia telah menyakiti seorang yang salah. Dan Rena Sasmita, perempuan yang terus berusaha melindungi Kiran, akhirnya menyatakan satu hal. Bahwa Kiran juga harus bahagia. Di tengah usaha Bagas untuk menyembuhkan pasien nya, ternyata Kiran juga tengah berjuang melawan penyakitnya. Dibantu Rena dan Wahyu, Kiran berusaha bangkit dan melawan apa yang menjatuhkannya. Dan kala Alan berusaha menemukan titik terang, ia baru menyadari bahwa 3 tahun bukanlah waktu yang cukup untuk mengenal sahabatnya.
All Rights Reserved
#305
bagas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARENA
  • Caramu mencintaiku.
  • Terpaksa Melayani Presdir Impoten
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • PAMIT (END)
  • Rindro (SELESAI)
ARENA

Arya memperhatikan gadis itu, "suka, dia manis." "permen juga manis," sahut Rena kembali. "tapi dia lembut," jawab Arya tetap kekeh. "gulali lembut tuh." "gk, gulali sifatnya lumer kalau kena air." ~♥~ "kenapa kita gk bisa bareng?" tanya Arya mulai frustasi, menatap lawan bicaranya dengan serius. Rena mencoba untuk menahan hasrat ingin memeluk laki-laki di hadapannya, air mata mulai menggenang mengaburkan pandangan, rasanya sakit sekali. "karena kita beda." Satu kalimat, tiga kata yang mampu membuat seorang Aryana terdiam. Cekalannya perlahan-lahan melonggar sampai akhirnya benar-benar terlepas, kedua tangannya menggantung di sisi tubuh. "sampe sini aja yah, gue kesakitan," ujar Rena dengan air mata yang akhirnya jatuh juga. ~♥~ Baca gk? Baca gk? Baca gk? BACA LAH MASA ENGGA. kuy lah mampir, gk bakal nyesel di jamin, kalau nyesel uang nya kembali:) g canda. Cover by: Riyoss_

More details
WpActionLinkContent Guidelines