We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lautan Rasa

Lautan Rasa

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 10, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Kesungguhan yang kuredam bertahun-tahun, memuncak Bendungan yang kubuat telah runtuh. Rasaku tak kuasa untuk berbicara, Padamu, Pria satu dari sekian yang hadir. Jika waktu mampu memutus, Maka sudah lama rasa itu pupus. Namun, tahukah kamu? Tidak ada batas waktu untuk rasa, Dia mampu mengoyak hati sang empunya menjadi potongan terkecil Tanpa bisa membatasi berapa banyak ia mampu menghasilkan. Lamanya waktu, membuatku berkicau dari lembar satu hingga lembaran yang menggunung. Mengingatmu, menjadi hal luar biasa. Tanpa persetujuan darimu aku memiliki palung cinta Untuk namamu. Begitu juga ketika barisan nama milikmu menjadi tulisan kesukaanku, didunia maya, buku dairyku, blog setiaku, dan ditempat mana pun aku ingin. Namamu yang tersisa, sampai detik ini sulit kuenyahkan. Kupersembahkan "Lautan Rasa" untukmu yang jauh dari gapaianku, Kabur dari penglihatanku, Dan mulai jauh ketika aku mengusahakannya untuk maju. Setidaknya, terima kasih atas torehan masa lalu. Dariku, -Lautan Rasa-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • flashback~
  • AFTER (COMPLETE)
  • love's redemption
  • Love My Twins | END
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • DANGEROUS [JoongDunk]
  • Cinta Dan Luka
  • ༺𝐌𝐢𝐬𝐬 And Love༻
  • almost Gafe Up

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines