Story cover for [Song Triplets Fanfiction] After TROS by faya_rkive
[Song Triplets Fanfiction] After TROS
  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 10, 2016
Manse berhenti mengganti baju di depan orang lain, termasuk kami, saudaranya, ketika umur 12 tahun. Kebiasaannya yang berubah membuatku sadar, betapa lamanya kami telah hidup sebagai anak Abeoji dan Eomma.

"Aku senang sekali bisa melihatmu seperti ini, Hyung." Nadanya sangat ceria padahal tadi dia tampak begitu meyakinkan memberikan saran.

"Iya, melihatmu akhirnya benar-benar membutuhkan orang lain untuk bertukar pikiran."

Dulu, Daehan, Minguk, dan Manse pasti akan didapati sedang bergandengan tangan, berjalan bersama. Apa jadinya jika mereka beranjak remaja dan memiliki cita-cita sendiri?

Apa yang dilakukan Daehan? Mengapa dia terlihat murung belakangan ini?

Fanfiction ini didedikasikan untuk semua penggemar Song Triplets. Mereka terlalu menggemaskan dan pintar sehingga sulit dilupakan oleh penonton setia TROS.
All Rights Reserved
Sign up to add [Song Triplets Fanfiction] After TROS to your library and receive updates
or
#1songtriplets
Content Guidelines
You may also like
Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔ by nsrh1128
113 parts Complete
Mereka disuruh tinggal bareng oleh orang tuanya, dan tau alasan mereka disuruh tinggal bersama setelah seorang gadis mengungkapkan alasannya. Mereka itu definisi manusia punya visual yang bukan kaleng kaleng tapi ketutupan karena sikap mereka yang bobrok alami. Hingga suatu hari seorang wanita berhasil menghancurkan hubungan persahabatan salah satu dari mereka. Dan kekecewaan menghampiri mereka. "Masih SMA bobroknya udah gini,, gimana kalau besok?? "-mina "Bukan teman gw lu pada"-yugyeom "Siapa mereka?! Emang gw kenal?!"-bambam "Wawww kak nayeon montok anj!"-jungkook "Bentar,, gw ngapelin degem dulu"-mingyu "Blekping in your areahh~"-junhoe "Aku dimana?? Kalian siapa?? Emang kita kenal??"-eunha "WOY! BANG CHANYEOL GELUDH SAMA BANG KRIS ANJIR!!"-Yuju "AYO KITA GOYANG!! TARIK SEESS?! SEMONGKO!!"-Dokyeom "Kayaknya gw salah kelas deh,, assalamualaikum! "-chaeyeon "Kenapa cuman gara gara satu orang persahabatan kita jadi kayak gini??"-jihyo "Tega benar lu bikin gw jadi orang bodoh yaa woo??"-lisa "Gw kecewa sama lu yang mudah banget jadiin lisa mainan. padahal kita udah bareng dari jaman pake dot"-jaehyun "Sekali bangsat yaa nggak bakal berubah"-rose "Lu itu nggak ada bedanya sama bajingan. Ups! Mungkin derajat lu lebih rendah daripada bajingan"-jiho "Sekalipun lu sentuh lisa,, gw nggak bakal kasih ampun sama lu"-winwin "Gw baru datang disuguhin kenyataan yang kayak gini. Wow impresif!"-bangchan "Lu tanpa sadar bikin gw muak sama topeng lu tau nggak?!"-miyeon "Lisa udah gw anggap saudara gw. So,, sekali lagi lu sakitin lisa,, jantung lu gw donasikan ke singa"-minnie "Gw tau gw salah,, tapi bisakah kalian kasih gw kesempatan kedua??"-eunwoo "Gw bakal jagain lisa dari lu yang bangsatnya minta ampun. Karena mulai sekarang,, lisa udah jadi separuh nyawa gw"-jaemin "Gw bakal maju paling depan kalo kakak gw nangis karena lu"-Lucas PLAGIAT MOHON MENJAUH!! bahasa nonbaku dan kasar.
You may also like
Slide 1 of 9
Aleum And 7 cover
Semesta Berlima cover
Is About Haechan Story (AllxHaechan) cover
Baby Canny cover
Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔ cover
Love's Serendipity cover
Come To My Home [Minsung] ✔ cover
My Twins Brother  cover
Become A Servant cover

Aleum And 7

48 parts Ongoing

"Dia Aleum." "Maksudmu?" "Dia adik kita." Hidup mereka rasanya tanpa arah saat sang Ayah yang merupakan orang tua satu-satunya untuk mereka pergi dari dunia ini, ditambah lagi, saat anak tertua dari keluarga Kim memperkenalkan seorang gadis kecil berusia empat tahun yang sedang mengenakan baju duka dihiasi dengan wajah sembabnya. "Kau gila?! Anak ini berusia empat tahun! Jungkook bahkan berusia empat tahun! Bagaimana bisa dia menjadi adik kita?" Anak kedua keluarga Kim menatap kakaknya tidak mengerti, ohhh ayolah, mereka sudah dikagetkan dengan kepergian ayah mereka secara tiba-tiba, tidak lucu jika bercanda dengan membawa anak gadis berusia empat tahun untuk mereka urus. "Aku tidak tahu Yoongi. Nama anak ini ada disurat yang ditulis ayah! Aku bahkan baru melihatnya saat seorang wanita tua membawanya kesini." Yoongi hanya bisa memijat dahinya frustasi, ia menatap anak itu dengan wajah berkerut nya, anak berusia empat tahun, seorang gadis, dam sepertinya terlihat cengeng. "Kau yakin?" "Aku harus yakin, bagaimanapun dia juga bagian dari kita."