The Montir
  • WpView
    LECTURES 3,285
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mai 2, 2019
Kesialan sepertinya terus mengejar kehidupan Bram Papanya meninggal saat Bram kuliah sehingga membuat Bram harus menunda kuliahnya. Dengan uang seadanya peninggalan dari sang papa, Bram mengambil kursus singkat untuk menjadi seorang montir dan membuka sebuah bengkel sederhana untuk mencukupi kebutuhannya dan kedua adiknya. Sialnya lagi, saat masih dipuncak keterpurukannya, kekasih Bram memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan memilih untuk menikahi seseorang yang Bram kira kurang pantas untuk bersanding dengan kekasihnya. Ketika Bram berhasil mendapatkan gelar sarjananya. Dia melamar menjadi pekerja kantoran. Sialnya, dia harus menjadi rekan kerja seseorang dari masa lalunya, Bianca, teman semasa SMA dulu yang pernah ia tolak cintanya. Alasannya satu. Bram tidak menyukai perempuan yang bertubuh gemuk Dan sialnya lagi, kini dunia jadi jungkir balik. Diam-diam, hati Bram menginginkan Bianca untuk menjadi miliknya
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Get Me Pregnant [END]
  • Always, Almost
  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • Say My Name
  • After Bad
  • Analog Melankolis
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • Kisah Bram
  • Cinta Tanpa Sengaja

Maura membutuhkan uang untuk menyelesaikan kuliahnya, dimana di dalam benaknya hanya ada satu nama yang bisa membantu. Ya, Andi Pramudia, dosen sekaligus dosen pembimbingnya, pria yang masih lajang di usia yang cukup matang. "Bapak mau gak sama saya?" Andi menatap ke arah mahasiswanya yang duduk berhadapan dengannya. "Maksud kamu?" "Saya mau bapak bantu saya untuk menyelesaikan kuliah ini, dan sebagai gantinya saya siap menjadi pasangan Bapak." "Eh... Saya masih virgin Pak. Jadi Bapak tidak akan dapat bekas." Lanjutnya dengan wajah yang bersemu. "Berapa uang yang kamu butuhkan?" Maura terdiam sejenak sebelum menghitung biaya yang akan ia butuhkan sampai mencari kerja. "Kurang lebih seratus juta Pak." "Oke." Andi Pramudia langsung mengambil ponselnya dan membukanya mobile banking dimana sekian detik uang itu berpindah ke rekening Maura. "Eh Bapak langsung transfer? Aduh Pak." Bunyi notifikasi masuk membuat Maura terkejut, "Bapak serius ini?" Bukan wajah lega yang dipadatkan oleh Maura tapi ketakutan. "Jadi kamu harus siap menjadi pasangan saya, dan lagi lusa saya akan ajak kamu nikah." Ucapan yang membuat Maura terdiam membatu, membayangkan menjadi istri seorang Andi Pramudia. Ya Tuhan apakah ini akan membawanya ke lembar kehidupan yang baru dan bahagia atau sebaliknya? Tbc

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu