The Montir
  • WpView
    Reads 3,294
  • WpVote
    Votes 190
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 2, 2019
Kesialan sepertinya terus mengejar kehidupan Bram Papanya meninggal saat Bram kuliah sehingga membuat Bram harus menunda kuliahnya. Dengan uang seadanya peninggalan dari sang papa, Bram mengambil kursus singkat untuk menjadi seorang montir dan membuka sebuah bengkel sederhana untuk mencukupi kebutuhannya dan kedua adiknya. Sialnya lagi, saat masih dipuncak keterpurukannya, kekasih Bram memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan memilih untuk menikahi seseorang yang Bram kira kurang pantas untuk bersanding dengan kekasihnya. Ketika Bram berhasil mendapatkan gelar sarjananya. Dia melamar menjadi pekerja kantoran. Sialnya, dia harus menjadi rekan kerja seseorang dari masa lalunya, Bianca, teman semasa SMA dulu yang pernah ia tolak cintanya. Alasannya satu. Bram tidak menyukai perempuan yang bertubuh gemuk Dan sialnya lagi, kini dunia jadi jungkir balik. Diam-diam, hati Bram menginginkan Bianca untuk menjadi miliknya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • BBM (Bohong Berujung Menikah)
  • Cinta Tanpa Sengaja
  • Analog Melankolis
  • Always, Almost
  • Kisah Bram
  • Di Antara Harapan dan Kenyataan
  • MetamorfoSoul
  • Say My Name

Mas Adam bekerja sebagai jaksa. Serius dalam pekerjaan, sopan dalam pergaulan, dan terkenal sebagai pria yang "susah dibaca." Bukan dingin, tapi... semacam adem dan tak tersentuh. Udah kayak air kulkas tiga pintu. Namun satu hal yang tak diketahui Mas Adam-seisi kosan perempuan di sebelahnya sedang dalam misi tidak resmi: membuat si jaksa lajang itu melirik salah satu dari mereka. Sayangnya, sampai hari itu, belum ada satupun yang berhasil. Mas Adam masih seperti biasa: fokus, tenang, dan... sendirian. Sampai akhirnya, satu kamar kosong di ujung lantai atas terisi. Bukan oleh anak kuliahan atau karyawan biasa, tapi seorang perempuan cantik tinggi semampai, bawa koper besar, jalan cepat, dan punya tatapan tajam yang seolah bilang, "Jangan macam-macam." Namanya Kana Maharani. ### *Pernyataan Hak Cipta Seluruh isi novel ini, termasuk alur cerita, karakter, dialog, latar, dan elemen naratif lainnya, adalah hasil karya orisinal yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dilarang keras: Menyalin, menggandakan, memperbanyak, menerjemahkan, atau menyebarluaskan sebagian maupun seluruh isi novel ini tanpa izin tertulis dari penulis atau penerbit yang berwenang. Menggunakan isi novel ini untuk kepentingan komersial, publikasi ulang, atau adaptasi dalam bentuk apa pun tanpa persetujuan resmi. Sanksi Pelanggaran: Siapa pun yang dengan sengaja melakukan tindakan pelanggaran, seperti copy-paste isi novel ini tanpa izin, dapat dikenai tindakan hukum, baik perdata maupun pidana, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelanggaran hak cipta dapat dikenakan: Denda hingga Rp500.000.000,- dan Hukuman penjara maksimal 10 tahun Hormatilah karya dan jerih payah penulis. Kreativitas lahir dari pikiran, namun hak cipta adalah pelindung bagi jiwa karya itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines