Zweiundzwanzig

Zweiundzwanzig

  • WpView
    Reads 797
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 14, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Hari itu hari pertama aku memasuki masa masa SMA , aku bersekolah di salah satu SMA swasta di Jakarta . Dan disini aku di pertemukan dengan sosok yang aku cari selama ini . Cerita ini berisi 70% real story aku ya guys selebihnya ada yang fiksi Thx u! Keep enjoyed
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMORI
  • Behind Your Shadow
  • True love At school
  • Suka karna Susu?
  • The Story Of The Fakesquad Gang
  • You Are Mine
  • Kamu dan Kenyamananku
MEMORI

Katanya kehidupan di SMA itu menyenangkan, masa-masa indah itu saat di SMA (entah aku mendengar kata-kata itu dari mana?), saat-saat MOS, teman-teman baru, guru dan mata pelajarannya, pokoknya mereka bilang masa-masa indah ada di saat SMA. Baru masuk saja aku sudah kena hukum. syukurnya bukan hanya aku yang dapat hukuman ada empat orang lagi, setidaknya aku tidak perlu menanggung malu sendirian. Aku tidak menyangka kalau mereka akan menjadi sahabatku hanya karena kami mendapatkan hukuman di hari pertama MOS. Ya, kehidupanku di awal SMA saja sudah sial. Dan kesialan ini ternyata terus berlanjut, sebelumnya aku tidak pernah dapat perlakuan yang kejam di kelas atau pun di kehidupan sosialku. Tapi sejak masuk SMA ada beberapa orang yang ternyata tidak menyukaiku, beberapa kali aku mendapatkan bully entah siapa yang melakukan semua ini ke aku, pasti dia sangat membenciku. Beberapa kejadian, bully, terus terjadi. yang awalnya hanya gangguan-gangguan kecil sampai pada titik aku hampir mati karena beberapa orang memukuliku. Aku semakin yakin kalau kejadian saat aku di SMP ada hubungannya dengan semua yang terjadi saat ini. Keluarga memintaku untuk tidak mencaritahu sendiri dan memintaku untuk menyerahkan semua ini ke pihak yang berwenang. Tapi aku tidak bisa berdiam diri, ada sesuatu yang mengganjal di dada. Aku tidak terlalu ingat mengenai ke jadian saat aku SMP, tapi setiap kepingan ingatan ku mengenai kejadian saat SMP perlahan terkumpul, walau hanya beberapa dan sisanya masih kabur. Aku ingin mengetahui apa yang terjadi kepadaku saat SMP, siapa yang melakukan itu terhadapku dan kenapa kejadian saat ini seperti tidak asing bagiku!? aku ingin jawaban atas semua pertanyaan yang ada di kepalaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines