Ayunan
  • WpView
    Reads 454
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 11, 2018
Disini lah semuanya berawal Disini lah ku toreh kata demi kata Bait demi bait Meluangkan secuil waktu ku Untuk membahas mu Membahas tentang mu yang tak akan pernah usai Membahas tentang hati Fikiran Dan emosi Hanya disini lah hati ini dapat berbicara Hanya disini lah hati ini didengarkan Hanya disini lah hati ini menjadi gelap dan dingin Hanya disini lah tempat hati untuk kembali Demi pemilik hati ini Semua ku tulis dengan tulus hanya untuk mu Disebuah ayunan nan tua
All Rights Reserved
#66
noplagiat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Just Words
  • Catching the shadow
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • menangis
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Kata Terpendam
  • Segala Tentangmu ❝

Sebuah ratap untuk ia yang sudah enggan menetap. Tentang waktu yang tidak bisa diputar, dan sesal yang selalu membayang. Sebuah keluh kesah akan sebuah kepergian yang tidak akan kembali pulang. Tentang peluk yang selalu dirindukan, dan rasa yang sudah tersingkirkan walau kenang masih menghasilkan air mata di malam-malam penuh kemunafikan. Sebuah kumpulan prosa untuk jiwa yang terluka dengan sakit yang bahkan lebih setia dari sebuah janji cinta. Semua ini adalah perjalanan untuk membenci luka dan si pembuatnya, memarahi semesta dengan segala kekejamannya, menangisi diri dengan semua kemalangannya, dan sebuah percobaan untuk mengikhlaskan ia yang telah tiada dalam hari-hari yang kini terisi duka. Semua ini adalah Tentang Luka yang Begitu Setia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines