Story cover for KATA KU INI by olikh93
KATA KU INI
  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 13, 2016
Menuangkan kata demi kata, mungkin hanya sekedar kata-kata, namun setidaknya bisa tertuang dan bisa dibaca. Mungkin tak begitu bermakna, tapi berbagi itu bisa memberi warna, entah warna seperti apa yang tercipta, emmmz... bisa jadi warna pelangi yang muncul ketika badai telah berlalu. 
Hidup adalah melangkah atau diam saja, (pilihan) jadi arti hidup ada ditangan masing-masing orang, begitu pun makna atau arti hidup sendiri tergantung pilihan seseorang.

membaca sedikit kata perkata yang jadi sebuah kalimat itu pilihan juga.
Buat yang baca terimakasih, yang cuma sekedar lewat juga makasih.
♡₩₩♥₩₩
All Rights Reserved
Sign up to add KATA KU INI to your library and receive updates
or
#125classics
Content Guidelines
You may also like
Bianglala by drawandira75
31 parts Complete
Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄
You may also like
Slide 1 of 10
From The Eyes cover
KAWULA MUDA cover
Fate TAENNIE cover
Connected cover
kaLAna: Two Different Worlds cover
Bianglala cover
Raina Maramitha cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover
ALEYA~~ cover
𝐓𝐡𝐞 𝐒𝐢𝐥𝐞𝐧𝐭 𝐀𝐧𝐠𝐞𝐥 || 𝐇𝐀𝐑𝐔𝐊𝐘𝐔 cover

From The Eyes

61 parts Complete

Mata adalah indera paling jujur pada diri manusia, mungkin mulut tak lagi bisa berbicara namun mata mampu menjawab segalanya . maka tatap la mataku banyak hal yang ingin ku sampaikan padamu antaranya adalah aku sangat takut kehilanganmu . mungkin telingamu tidak mungkin bisa mendengar saat mataku mengatakannya, tapi aku yakin hatimu pasti merasakannya . Tapi bisa saja keyakinanmu membawa sakit . karena tak sesuai dengan harapan ! Terkadang kita perlu merasakan bahwa Realita dibuat tak semanis harapan . Lebih baik berhenti ! Sepandai pandainya kamu menyimpan harapan yang tidak pasti, cepat ato lambat harapan itu juga yang akan mengahancurkanmu . Namun Cinta tak pernah datang terlambat, dia datang tepat waktu, hanya kita yang terlalu banyak mengharapkan sesuatu . Padahal Cinta tau kapan dia akan pergi dan kapan dia akan datang . Semua itu hanya perlu berdoa, dan Mengiklashkan . :)