Story cover for Clonescape by evangeline087
Clonescape
  • WpView
    LECTURAS 873
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Partes 10
  • WpView
    LECTURAS 873
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Partes 10
Continúa, Has publicado ago 14, 2016
"Kaum kloning dimana kalian?" kesal Komandan sambil membanting-banting barang. "Ayo, cepat lari untuk pergi ke Clon's Heaven." teriak Doxverd ke teman-temannya. Pasukan Komandan mengejar dan menembak Doxverd dan teman-temannya. Beberapa dari teman Doxverd memiliki kekuatan BRIGTS yang bisa menembak laser dari tangannya. Sush..sush...... suara laser yang terus saling nembak-menembak. Mereka melewati beberapa daerah sehingga daerah tersebut mengalami kehancuran. "Kita pasti akan sampai ke Clon's Heaven." kepastian Doxverd pada Shell. "Pasti,Dox. 

"Ayo,kita lanjutin perjalanan kita."

Kaum cloning yang diincar oleh kaum manusia untuk dibunuh, apakah mereka akan selamat? Mampukah mereka sampai di tempat tujuan mereka?

X_X
Please vote and follow!! 
Still not completed 
#wattys2016
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Clonescape a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#11escape
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
I'm More Than Just A Princess de VallinWan
55 partes Concluida
[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.
THE RENEWAL de Librariant
18 partes Concluida
●●PRIVATE●● •3• Lanjutan dari The Last dan The Revival. Berhasil menyelesaikan simulasi pertama bukan berarti mereka selesai dan kehidupan menjadi normal kembali. Mereka harus dihadapkan dengan kenyataan yang lain bahwa banyak sekali rahasia di dalam gedung yang mereka tempati mulai dari ruang khusus di sayap kanan, tablet Alana yang berbeda, Vary yang menerobos masuk dari sayap kanan pada malam hari, Alpha yang menjadi lemah, Ms. Caitlyn yang berubah dan Ms. Grace yang tiba-tiba menghilang. Semuanya menjadi semakin keruh dan rumit. Ditambah mereka dihadapkan dengan simulasi yang baru. Ketika mereka berpikir mereka berhasil keluar ternyata mereka telah mengikuti permainan sang pembuat. Membuat mereka terjebak dan mau tak mau harus menyelesaikan apa yang mereka mulai. Mereka dihadapkan dengan makhluk aneh dan banyak tantangan di simulasi kedua. Mereka harus melawan ketakutan mereka sendiri. Mental, pikiran dan kemampuan mereka di uji sampai batasnya. Waktu berlalu di simulasi kedua, dan ketika mereka menyelesaikan simulasi itu, mereka tidak tahu siapa saja yang berhasil. Ruangan serba putih menjadi pemandangan pertama kali ketika mereka sadar karena di tusuk dari belakang oleh seseorang ketika keluar dari pintu baja. Tapi kemudian mereka di bawa oleh orang-orang yang tidak mereka kenal yang mengaku ingin menyelamatkan mereka dari tempat itu. Apakah yang mereka pikirkan selama ini benar? Bahwa ada yang tidak beres dengan tempat ini dan para petingginya? Hanya 4 orang yang berhasil keluar, apa yang terjadi dengan yang lainnya? Apa ada yang berhasil menyelesaikan simulasi selain mereka berempat? Apa tujuan orang-orang ini menyelamatkan mereka? Dan apa maksud dari perkataan "Selamat datang di kebangkitan kita." Oleh seseorang yang familiar dengan mereka. 18 Juni 2016 - 20 Februari 2017 Salam kasih MG
DERSIK  de Lllghali127
9 partes Concluida
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Full World cover
Journey to Survive in a Zombie Apocalypse 2: Back to Home cover
War of The City cover
the lost chapter cover
EARTH NOW cover
I'm More Than Just A Princess cover
THE RENEWAL cover
The Last Survivors (#3 SURVIVORS Trilogy) cover
DERSIK  cover
Broken City (#2 Survivors Trilogy) cover

Full World

24 partes Continúa

"Apa kau pernah membayangkan dunia ini tidak aman lagi untukmu bagaimana cara untuk mengatasinya?" "Apa kau akan berlari dan bersembunyi di suatu tempat yang tidak pernah diketahui orang lain atau kau memilih untuk mati karena menyerah kepada keadaan" "Meskipun engkau bersembunyi merasakan akibatnya karena kau tak akan pernah bisa lari dari dunia ini....." "Tapi kau tak perlu khawatir karena takdir sudah memilih para penyelamat dunia ini....."