A Day Before Summer

A Day Before Summer

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 28, 2016
Memang jodoh itu tak dapat di duga datang dari mana dan kapan.Begitu hal yang sama terjadi pada Shila dan Arfin. Tak di sangka sebuah koper yang tertukar bisa mengatarkan mereka kelangkah yang lebih jauh. Setiap langkah yang mereka lalui tak semudah melangkah yang dibayangkan.Banyak sekali batu masalah yang mereka harus hadapi belum lagi lubang masa lalu yang harus mereka tutupi rapat rapat. Apakah Shila mampu menjalaninya? Apakah Arfin mampu menjaganya.
All Rights Reserved
#189
nostalgia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • Hope We Can ReWrite Those Stars
  • Denial
  • Probation Of Love ✓ (COMPLETED)
  • Antara Dua Dunia
  • DHIYA
  • Being a Good Papa [ End ]
  • Senandika : Titik Temu
  • my arranged fiancé is a ceo.

"takdir terus berjalan dan waktu terus berputar, tapi mungkin cinta yang tumbuh semenjak gue pertama ketemu dan ngeliat lo itu hanya terlalu rapuh untuk berada didunia yang kejam ini." Pertemuan tak terduga itu terjadi di tempat yang sama sekali tak disangka. Kini datang kembali-tanpa aba-aba, tanpa isyarat. Di sekolah barunya. Allena kembali dipertemukan dengan sosok yang pernah hadir dalam fragmen masa lalunya yang kini telah kabur. Alveran Mahen Alvarezy. Wajahnya datar, tapi matanya... mata itu seolah menyimpan sesuatu. Sesuatu yang pernah ia lihat, entah di mana, entah kapan. Alveran terdiam. Ada yang mengganjal. Ada rasa familiar yang tak bisa ia jelaskan. Seolah ingatannya sedang berusaha mengaitkan potongan-potongan masa lalu yang samar. Gadis itu... siapa? Sementara itu, Allena hanya berjalan melewatinya begitu saja-tanpa ragu, tanpa gelagat mengenal. Baginya, Alveran adalah orang asing. Tapi bagi Alveran, Allena adalah teka-teki yang entah mengapa... membuat dadanya sesak tanpa alasan. Tapi yang Alveran rasakan-Allena adalah bagian dari kepingan masa lalu yang hanya lewat sementara, lalu pergi entah kemana. Kenangan itu seolah mendadak kabut. Mereka pernah dipertemukan. Dulu. Dalam momen singkat yang terlalu berharga untuk dilupakan. Namun semua itu telah hilang dari ingatan Allena-tertimbun rapat oleh kabut kecelakaan yang merenggut sebagian dirinya. Dan kini, saat takdir mempertemukan mereka kembali... hanya satu yang jadi pertanyaan: Akankah Allena mengingatnya, atau justru, semuanya harus dimulai dari awal?. Awal dari ingatan yang perlahan akan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines