Tak Setangguh Di Sirkuit!! (Completed)

Tak Setangguh Di Sirkuit!! (Completed)

  • WpView
    Leituras 3,454
  • WpVote
    Votos 308
  • WpPart
    Capítulos 28
WpMetadataReadMaduroConcluída ter, mai 30, 2017
Warning!! Beberapa part di private.. Menaklukkan jalanan sangatlah mudah buatku, tapi mengapa sangat sulit menaklukkan hatimu Rasya adinda wirajadmada.. -Alvano Aditama Awalnya hanya iseng,namun seiring berjalannya waktu, rasa itu mulai tumbuh tanpa bisa ku cegah.. Aku mencintaimu perempuan tangguh ku, Rasya adinda.. -Nando Aditama Di saat aku putuskan menutup hati untuk cinta, di saat itu pula aku di uji,aku tak sanggup berbohong.. Kau telah menempati hati ku yg terdalam Alvano Aditama, aku mencintaimu.. -Rasya adinda wirajadmada Perjalanan cinta dua insan penuh liku,tak semulus sirkuit balapan yg mereka bisa taklukkan dengan mudah.. Akankah mereka di persatukan cinta,yg terhalang gengsi yg tinggi dan segala ketidak cocokkan di antara mereka. Di saat takdirpun ikut mempermainkan mereka, sanggupkah mereka lalui itu?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Hub Fii Notification
  • ZAVLUNA: Menikahi CEO Yang Lumpuh (revisi)
  • I HATE YOU, I LOVE YOU [COMPLETED]
  • HURTBEAT (COMPLETE)
  • DiaNda (END)
  • ALENA &  ALDO
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Narasi patah hati

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo