Bukan Main
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 18, 2016
Minggu ini jadwalnya kelas XII & XI ambil nilai atletik,lari selama 12 menit tapi kita larinya sampe 30 menit wkwk iyalah kita larinya sambil cerita,bahkan awalnya iya lari ujung2nya cerita Pas puteran terakhir malah baru lari itupun pas udah mau deket garis akhir,wkwk nakalnya Jangan diikutin ya reader,kurang lebih pada ikut lari paginya doang. Selesai lari gapada pulang mencar masing2. Tapi beda dengan cerita yang ada disini,sebenernya ini jatohnya cuma jadi cerpen. Karena ya hanya cerita hari ini aja yang mau diceritain Tapi insyaAllah kita terusin diambil nilai selanjutnya,seperti nilai permainan bola,aquatik,atletik selanjutnya,dan jantung sehat. Kalo ada waktu pasti gue lanjutin kok ceritanya,insyaallah sampe menempuh titik UN bakal gue ceritain semuanya. And then,simak yuk. Selamat membaca reader♡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kost Delima Merah [97 Line]
  • Self Injury's(complete)✔
  • JUST INFO
  • IDOL MY LOVE
  • Leaskandaro
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Sailing With You [END]

Tidak ada yang aneh dengan Gang Delima. Jalanannya sempit, tapi bersih. Suaranya sepi, kecuali saat tukang roti keliling lewat jam lima sore. Semua berjalan biasa saja... sampai dua rumah di ujung gang mulai hidup. Kost Delima, rumah besar bergaya rumahan yang diisi lima perempuan kelahiran 97. Isinya campuran antara suara hair dryer, tawa sampai tengah malam, dan aroma skincare mahal. Mereka berbeda-beda-ada yang kuliah, ada yang kerja-tapi kompak bagai girlband. Lalu, beberapa meter dari situ berdiri Kost Atap Merah. Lima cowok sebaya dengan gaya hidup khas pria kostan: ngopi jam tiga pagi, nyuci baju pas udah kehabisan kaos dalam, dan main Mobile Legends sambil teriak-teriak. Takdir mempertemukan mereka lewat satu kejadian kecil yang entah kenapa jadi besar: paket salah alamat. Dari situlah semuanya berubah. Kiriman itu mungkin cuma makanan ringan, tapi reaksi yang ditimbulkannya cukup untuk membuat hati bergetar, rahasia terbongkar, dan rasa tumbuh tanpa aba-aba. Ini bukan sekadar kisah tetangga kost. Ini tentang rasa penasaran, persahabatan lintas pagar, dan kemungkinan bahwa cinta bisa lahir dari hal-hal yang sangat... remeh. by TYFKHA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines