K A T A K U I N D A H

K A T A K U I N D A H

  • WpView
    Membaca 1,722
  • WpVote
    Vote 548
  • WpPart
    Bab 32
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 2, 2021
Hanya segampil tuturan sederhana yang dirangkai menjadi keesaan. Namun tak seindah bulu merak yang rangah mengunjukkan ratusan rambut-rambut halusnya bak lukisan pelangi. Update setiap hati ini gundah gulali
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#56
rangkaian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Nasihat dalam Puisi
  • Red
  • Infinity
  • Tentang Kamu [Completed]
  • KELUH
  • Aksara Tak Bertuan
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Tak Terucap

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan