DIA MAULIDA | END
Angga Pratama adalah seorang pemuda yang hidup di antara barisan kata. Sebagai seorang penulis, dunianya dibangun dari imajinasi dan logika narasi. Namun, hidupnya berubah menjadi tragedi nyata ketika sebuah tumor bersarang di otaknya, tepat di pusat kendali segala ingatan dan kreativitasnya. Cerita dimulai saat Angga terbangun di sebuah ruang perawatan yang dingin dengan tubuh yang tak lagi ia kenali-penuh selang infus yang menusuk kulit, kabel monitor yang berdetak monoton, dan perban tebal yang melilit kepalanya pasca-operasi besar. Di sampingnya, hanya ada Ibu, sosok wanita senja yang ketangguhannya melampaui usia, yang rela menguras seluruh uang pensiun dan tenaga tuanya demi memastikan napas putra semata wayangnya tidak berhenti.
Konflik dimulai saat dirinya sedang mengumpulkan kembali kehidupan-kehidupan yang ia tinggalkan selama satu tahun. Ia terus mengingat kembali memori-memori yang hampir hilang, bahkan menyusuri setiap tempat yang ia kunjungi. Dan dirinya tersadar, bahwa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya.
Memori-memori itu terus datang dan terus meminta untuk diungkap. Sampai ia mendapati sebuah potongan gambar dari wajah seorang wanita yang sangat dekat dan familiar di ingatannya.
Semakin di cari, semakin pula ia mendapati kebenarnya bahwa wanita itu adalah mantan pacarnya yang ia putuskan sebelum menjalani operasi.
Apakah Angga mampu bertemu dengan kekasih lamanya? Apakah mereka bisa bersama? Simak selengkapnya.