FANUT

FANUT

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Disini semua kisahku akan dimulai. Cinta?Biarku jelaskan jalan cintaku yang sesungguhnya. Cintaku takseindah bayangan di pagi hari,seirung matahari tenggelam menampilkan menawan senja. Semuanya seperti Rain. Dia seperti air yang dengan senang hati membasuhi tanah kering. Sama hal-nya asap hitam bergelombang diatas langit. Sangat jauh dari kata si cerah matahari. Tapi percayalah semuanya tidak sama dengan Ritme Melodi,sangat jauh dengan Aurora. -+- Hitam enggan menjadi putih, Dan putih mengeluh tak ingin menjadi hitam. -- "Hey idunggg!!" Dia. Fadlan,melihat Siny dan menghirup Rokok yang terselit diantara telunjuk dan jaritengahnya. "Kenapa sih lo suka manggil gue idunggg." "Karna Itu panggilan sayang saya sama kamu." Jawabnya menginjak putung Rokok dan melenggos pergi. What the...... Siny Hanya bisa mematung. -------- 09-08 Fanut bersatu.
All Rights Reserved
#20
fadlan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A dan I [Complete]
  • East sky first love
  • Oreology
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • My Duchess / End
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Cuaca

Halo warga wattpad. Untuk yang berminat membaca cerita ini, mohon untuk follow Author terlebih dahulu ya. Terimakasih sudah berminat membaca sekaligus ngasih semangat ke Author dengan Follow, Vote dan Comment :)) ●●● Berawal dari ketertinggalan sebuah buku. Ingga Azzahra malah bertemu seorang cowok di lapangan saat hendak ingin mencari bukunya yang tertinggal di sana. Cowok berpakaian tak seperti pelajar pada seharusnya, membuat sepasang pupil mata Ingga melebar cemas saat buku miliknya berada pada tangan cowok tersebut. Kemudian, seperti halnya takdir, barangkali Tuhan telah merencanakan semuanya. Ingga selalu dipertemukan dengan cowok tersebut dalam situasi yang sama. Dan hal itu malah membuat ruang hati yang tadinya hampa kini merasa perlu dihuni. Lantas, bagaimana keterusan Ingga dan Adit, cowok yang ia temukan di lapangan sekolah. Apa akan saling menghuni hati satu sama lain, atau malah hanya sekedar singgah lalu pergi? ©2017 By Iqbalramadhanhr

More details
WpActionLinkContent Guidelines