DIA
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 17, 2016
Malam ku duduk di kursi panjang, kursi yang biasa di duduki olehnya.Kematiannya masih teringaat jelas oleh ku, aku hanya bisa memandang betapa pedih hidup sepertinya. Ku buka diary yang di tulis olehnya, ku bolak-balik buku yang tampak kusam itu. mulai membaca cerita hidupnya ...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thanks for all
  • I'm Sorry. (END)
  • Cinta Lama Yang Bersemi Kembali
  • MY TWIN MY H(EA)URT
  • Triangle Love
  • Abang [Yeongyu]

Bagaikan tenggelam dilaut yang dalam dan gelap.air terus memenuhi paru-paruku.aku tidak bisa bernafas.Aku tak mampu berenang kepermukaan,dan aku sudah tenggelam terlalu dalam.Namun,ada satu hal yang lebih menyakitkan dari semua ini.Mengetahui bahwa aku masih hidup,itulah yang lebih menyakitkan.Awalnya aku kira semuanya sudah berakhir.Namun,ada satu tangan yang meraih tanganku dan membawaku keluar dari penderitaan itu.ucapan ini untukmu yang selalu ada untukku,"terima kasih".

More details
WpActionLinkContent Guidelines