
Malam ku duduk di kursi panjang, kursi yang biasa di duduki olehnya.Kematiannya masih teringaat jelas oleh ku, aku hanya bisa memandang betapa pedih hidup sepertinya. Ku buka diary yang di tulis olehnya, ku bolak-balik buku yang tampak kusam itu. mulai membaca cerita hidupnya ...Alle Rechte vorbehalten
1 Kapitel