Give Me Love

Give Me Love

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 31, 2016
"Apa! lo gw kenal gw. Beneran lo gk kenal gw ?" tanya perempuan itu kaget lalu membulatkan kedua matanya "Gak" jawab laki laki itu datar "Okey, Kenalin nama gw Afsheen Fredella Charmelita. Biasa dipanggil panggilannya Fredella Jenner. Sekarang sebutin nama lo?"ucap perempuan itu sambil mengulurkan tangan "Arsen" singkatnya "Kenapa sih lo kalo gw ngomong lo selalu jawabnya satu kata aja. Binggung gw, lo lagi sariawan ya ?" tanya Fredella "Gk" Ucapnya datar "Tau ah, capek gw ngomong sama lo. Jwabanya cuma 1 kata aja!. Emang gk bisa nambah?"tanya Fredella sambil memutar kedua bola matanya "Gk" "Ah taulah, gw sebel sama lo! gw nanya jawabnya cuma 1 kata doang. Sebel" ucap Fredella pasrah "Bye, Mrs.Medes pergi dulu! sebel gw" ucap Fredella ketus lalu pergi ••••• #hahahaha _ Cerita yg lama kehapussss :(
All Rights Reserved
#14
idk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Misi Kalisa (End)
  • Cold Ceo's Favorite Wife
  • D O M I N A N || RUPHA
  • KIARA [END]
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • East sky first love
  • Farel Dan Bella
  • Abadinya Kisah Jerrom & Affa
  • Queen Of Bullying (LENGKAP)

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines