Teruntukmu, sang tajuk mahkota-ku yang kini tak didekat.
"Bisa jadi, kau tak akan mengerti apa alasanku menyembunyikan semua rasa dalam rentetan huruf samar ini. Semuanya untukmu. Ya..., untukmu karena-Nya. Maka dari itu, biarlah tulisan ini menjadi saksi bisu tatkala mulut tak lagi mampu berucap."
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Ikutin aja alurnya guys, ga bisa mendeskripsikan secara detail hehe..
reminder:
- akan ada kata kasar sewaktu-waktu
- minimal yg baca umur 16 tahun
- jangan bawa ke rl
dan selamat menikmati ceritanya