Fake Student

Fake Student

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 20, 2016
Menjadi murid SMA lagi setelah lulus 5 tahun lalu bahkan di usianya yang telah genap 23 tahun bulan lalu, mungkin tak akan pernah terpikirkan oleh Alesa Yudiartha. Tapi apa jadinya jika sang Big Boss di tempat kerjanya memaksanya untuk bersekolah lagi demi mengantikan posisi putri semata wayangnya yang kecanduan traveling keliling dunia. Apalagi dengan tawaran gaji yang akan di naikan 50% untuk 'pekerjaan khusus' itu. Hingga pada akhirnya Alesa mengiyakan permintaan Bossnya. Hidup Alesa yang semula normal cenderung ke membosankan dan monoton layaknya pegawai kantoran lain berubah drastis ala pelajar SMA. Apalagi dengan kehadiran Birha siswa populer yang entah kenapa mulai mendekatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • Duduk Manis, Jabatan Datang (Terbit)
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)
  • Bad Teacher Great Husband
  • Prison And You (Completed)
  • GIRL : Leader's Girlfriend [ END ]
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • ALEXSA✔
  • BINTANG DI LANGIT ABU ABU

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines