Silent.
  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 22, 2016
"No more black and white. This life is too colorful, beautiful." -Tori Tori, Alice, Nadine, Vanessa, dan Zee tinggal di sebuah desa yang aman, tentram, dan damai. Tapi sekarang tidak lagi semenjak pemimpin desa yang baru telah diresmikan. Ia adalah Mr. Davis. Pemimpin paling rasis dan keji yang pernah hidup di desa ini. Hancurlah hati kelima remaja itu karena warga di desa mereka perlahan-lahan lenyap entah kemana. "We're not meant to be silent. Just leave our fear behind and remember that the kindness will be the winner." Begitulah kata mereka berlima.
All Rights Reserved
#5
tori
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Layla (END)
  • Astronomi
  • Daisy [COMPLETED]✔
  • Rewrite Our Memories [K-Lit] ✔
  • WAW : Who Are We?
  • Breathe
  • The Bud That Bloomed in My Heart. [Hiatus]
  • SCELTA (Belum Revisi)
  • The Colours Of Life

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines