HOPE
  • WpView
    Reads 758
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 30, 2016
WpInfo
Fanfic
My second story on wattpad 18 August 2016. Cerita yg kedua ini akan lebih banyak dimunculkan unsur sedih. Aku harap feel tersebut dapat tersampaikan. Selamat membaca ^^ "Tidakkkkkk. Huaaaaaa Hikssss. Jangan tinggalkan aku. Aku minta maaf karena sudah bersikap keras kepala. Bukankan Anda sudah berjanji akan berusaha untuk meluluhkan hati dan kekeras kepalaan saya. Terus sekarang Anda akan meninggalkan ku, your little girl. Kenapa Anda tidak menepati janji Anda. Dasarr Pembohoonggg. Hikssss Hiksss.." Teriakku kepada lautan dengan ombak yang sedang kacau sekacau hatiku. Aku menangis histeris dan rasanya aku sudah tidak dapat bernapas lagi. Seperti kata pepatah "Penyesalan selalu datang terlambat" Apakah aku sudah benar-benar terlambat untuk menyadari semuanya. Apakah waktu tidak dapat diputar kembali. Apakah tidak ada kesempatan kedua untukku. Aku mohonn Tuhan berikan aku kesempatan sekali lagi untuk menebus semuanya karena aku tidak akan dapat bernapas jika aku kehilangannya dirinya.
All Rights Reserved
#36
kedewasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Always Loving You
  • PLUTO
  • THE ROOM
  • TAK BERSAMBUT
  • Aerilyn
  • When Love is Breaking
  • Unfinished Goodbye
  • Ambiguous
  • Regrets of Love
  • seribu tanya tak terjawab

Butuh waktu lama untuk menantinya. Saat dipertemukan kita harus berpisah dengan cepat. "Aku tau masih banyak yang butuhin kamu disini makanya aku gak ajak kamu pergi. Aku selalu sayang kamu walaupun aku udah pergi nanti. Jaga diri kamu baik-baik" -Ata- "Sejauh apapun kamu pergi aku akan selalu sayang sama kamu. Walaupun nanti ada yang gantiin kamu aku akan sisain ruang kecil di hati aku khusus buat kamu" -Dee- Sebuah cerita dengan segala ke-typo-an dan kesederhanaan. Terima kasih untuk yang bersedia membaca cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines