love story

love story

  • WpView
    LECTURAS 182
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 1, 2016
WpInfo
Ficción
Romance
Etiquetasstoryoflove
Fani "sabar ya fa, gua juga ga nyangka dia bisa kaya gitu" Zifa " apa sekarang mau lo ?" Ucapnya dingin sambil menahan air matanya yang hampir tumpah Sandra "relakan dia untuk gue please?" Sambil bercucuran airmata dihadapan gadis itu Zifa "fine!" Pergi berlari menjauh dari teman temannya karna ia yakin bahwa sebentar lagi air matanya akan turun
Todos los derechos reservados
#53
storyoflove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • satu hati satu nama
  • AKU MAU DI SAYANG BUNDA:( End..
  • Cold Girl ✔
  • Ali Arkhan
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Loving in silence
  • PENDULUM (BOOK I)
  • DIA ANGELINA
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Angel(o)

"Dan... kalo Chika suka sama lo?" tanya seseorang bernama Azizi asadel bimantara sambil menatap serius ke arah sahabatnya. Christy arsena airlangga menoleh perlahan, ekspresi wajahnya berubah lembut. "Itu bukan pertanyaan Zee... gue pasti seneng banget." Suaranya rendah, penuh makna. Ia menarik napas sebentar, lalu melanjutkan, "Pertama kali gue liat dia, dia masih kecil. Lincah, cerewet, polos banget. Gue pikir waktu itu cuma momen sekali lewat. Tapi tiba-tiba... gue ketemu dia lagi. Muncul di cafe, dengan suara khasnya itu. Chika." Christy terkekeh pelan, matanya menerawang jauh. "Kaget gue. Udah gede dia... tapi tetap berisik." Zee hanya diam, mendengarkan penuh perhatian. "Gue suka ngeliatin dia dari jauh, Zee. Diam-diam. Gue kagum sama keberaniannya. Chika tuh tipe yang gak tahan liat orang diperlakuin gak adil. Dia bakal selalu berdiri buat yang lemah, walaupun kadang caranya meledak. Tapi itu dia... kuat." Christy menunduk sebentar, lalu mengangkat kepalanya lagi. "Kadang hidup lucu ya. Hal yang kita mau... belum tentu buat kita. Tapi... selama gue bisa ngeliat dia bahagia, meski bukan sama gue, itu udah cukup zee." Zee hanya bisa menatap sahabatnya itu dengan senyum simpul. "Tapi siapa tau semesta punya cara sendiri." Christy pun tersenyum tipis. "Gue harap, kalo waktunya datang... dia juga lihat gue bukan cuma sekadar orang di latarnya."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido