23.31
  • WpView
    Reads 386
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Aug 22, 2016
Prolog Aku merasa Tuhan nampak begitu tidak adil dengan kehidupanku, sejak kecil aku harus selalu melihat kedua orang tuaku bertengkar, Ayah yang selalu pulang dengan keadaan mabuk dan selalu menyiksa Ibu dengan pukulan-pukulan di wajah Ibu. Aku terbangun dari tidurku melihat ke arah jam dinding yang tepat berada di depan mataku, waktu itu menunjukkan pukul jam 23.31.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • Husband In Second Life ✓
  • help me!! [ End ]
  • Merindukan senja
  • kisah horor: teror jam 12 malam
  • cinta yang akan menghampiri kita
  • Rumah baru untuk Ibu
  • ARION [END]
  • Transmigrasi Queen Amoora [ END ]

(ENDING) SEBAGIAN PART DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN! "APA YANG KAMU UCAPKAN, VINCENT!?" Dadaku terasa sangat sesak, bagai terhimpit benda berat tak kasat mata. Dia, orang yang berada di depan ku, suamiku sendiri, menyatakan bahwa dia telah menghamili gadis yang kini menangis di balik punggung kekar suamiku. Gadis yang ku anggap adikku sedari kecil. Anak dari seorang pelayan di rumah orangtuaku. "Apa ucapan saya kurang jelas?" Aku menggeleng ribut, tanganku menutup mulut tak sanggup mendengarkan isakan menyedihkan ku sendiri. "Anak yang ada di dalam kandungannya, adalah anak saya, kami melakukannya atas dasar sama-sama suka." Brengsek! Sejak di mana, adik yang ku anggap itu menjadi istri kedua suamiku, disitulah penderitaan ku dimulai. Aku hidup bagai di tengah-tengah neraka. Sampai di mana akhirnya, rencana jahat menimpa ku, aku di pandang sangat hina, bahkan derajatku hampir sama dengan para pelayan. Aku benar-benar menjijikan, sangat menjijikan. Sampai akhirnya aku mati terbunuh dan itu membuatku tersenyum di sisa nafasku. *** "Kehidupan kedua? Aku tidak mempercayai nya." "Tapi ini suatu hadiah terbaik dari Tuhan, aku akan merubah semuanya, aku akan membalas semuanya." ~Takdir akan berulang tapi dengan nasib yang berbeda~ Start: Sabtu, 05 November 2022 End:

More details
WpActionLinkContent Guidelines