Tulus Mencintaimu

Tulus Mencintaimu

  • WpView
    Reads 1,221
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 20, 2017
"Tanggal 31 Desember, 14 Februari 2012, dan 24 Oktober 2012 hari yang tidak bisa kulupakan...." Sisi gadis yang tidak pernah merasa lelah dalam menjalani hidup. Ia wanita yang sangat ceria, cantik, mandiri dan kuat. Ia tidak pernah mengeluh dalam menjalani hidupnya yang teramat berat, terutama setelah kejadian yang menimpanya. Namun, kehadirannya membuat semangat Sisi berkobar lagi, yang beberapa saat lalu sempat padam. Dalam, keadaan apapun Sisi tidak pernah melupakan yang namanya pendidikan. Karena, bagi Sisi pendidikannya untuk menjamin kehidupan di masa depan. ____________________________________ "Hari Sabtu itu adalah hari terlaknat bagiku." Digo yang tampan, ramah, dan memposana hanya diam setelah hari Sabtu itu. Ia memendam semuanya sendiri. Hingga suatu hari orangtuanya merasakan perubahannya. Ia juga tidak tau bagaimana kelanjutannya dari itu semua. Dan dalam waktu sekejap perubahan drastis dihidupnya terjadi. Ia mencoba melupakan kejadian tersebut tetapi setiap harinya ia selalu dihan tui akan rasa bersalah yang besar. Ia berusaha menebus segala kesalahannya dengan berbagai cara. Cover by : @nadiastories_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHALL WE? (END)
  • LOVE in SILENCE
  • Om, Ayo Nikah!
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Love Makes Crazy
  • Dear Future (new version)
  • Sailing With You [END]
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]

"Gue mau minta maaf sama lo, gue bener-bener mau minta maaf sama lo Zee, gue goblok waktu itu Zee." ucap Chris "Gila lo Chris, lo tega ngelakuin itu sama dia. Kenapa harus dia yang lo kerjain, kenapa bukan perempuan lain?" tanya Zee berteriak "Gue khilaf Zee, gue bener-bener khilaf Zee." "Udah keburu sekarang baru lu bilang khilaf." Zee yang emosi pun mengatur nafasnya "Apa lu nggak mikir siapa dia Chris? Lu tau Chris, lu udah hancurin masa depan dia."

More details
WpActionLinkContent Guidelines