We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bell
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 18, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Cerita yang bergenre horor ini, yang bernuansa di desa yang damai dan indah ini mengkisahkan tentang sebuah rumah yang sangat misterius dan memiliki rumor yang mengerikan yang dimana penduduk sekitar sangat takut mendekati rumah tersebut meskipun hanya memasuki halaman rumahnya saja. Penduduk sekitar menyebut rumah itu dengan nama "Bell" karena ciri khasnya bell yang dimiliki rumah tersebut sangat unik dan berbeda dari rumah lainnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misteri di asrama tua
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • Empat Bulan di Pulau Kumala
  • Twins On Twist  : Story Urban Horror
  • The Gold Keys [END]
  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • Rumah Bercat Putih
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih

Rina, seorang siswi SMA, harus tinggal di asrama tua yang penuh dengan misteri. Awalnya, ia mengira cerita-cerita seram tentang asrama itu hanyalah mitos. Namun, sejak malam pertama, ia mulai mengalami kejadian aneh-suara bisikan, bayangan di cermin, hingga boneka yang bergerak sendiri. Bersama teman sekamarnya, Sari, Rina mencoba mengungkap rahasia kelam di balik asrama tersebut. Dalam pencariannya, Rina menemukan jejak sejarah tragis tentang seorang gadis bernama Laras yang meninggal secara misterius di kamar nomor 308. Seiring waktu, gangguan semakin menjadi-jadi-suara dari dalam lemari, sosok di bawah tempat tidur, hingga cahaya lilin yang melayang sendiri. Ketegangan mencapai puncaknya saat mereka membaca buku harian Laras, yang mengungkap kebenaran mengejutkan tentang kematiannya. Dengan nyawa mereka yang terancam, Rina dan Sari memutuskan untuk meninggalkan asrama. Namun, di malam terakhir mereka, sesuatu yang lebih mengerikan menanti. Pintu gerbang tertutup sendiri, dan suara lirih terdengar di telinga mereka, "Jangan pergi..." Apakah mereka berhasil keluar, ataukah arwah Laras tidak akan membiarkan mereka lepas begitu saja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines