Bukan Pelabuhanku

Bukan Pelabuhanku

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 20, 2016
Ini adalah hari pertamaku kerja sebagai guru di salah satu SMA swasta ternama di kota metropolitan, ya SMA Tunas Bangsa Di ibu kota, jauh dari orang tua, ngekost, dan apa-apa sendiri, ya itu yg akan aku lakukan mulai hari ini dan entah sampai kapan. "Hana! Buruan Han, kita bakal telat nih", seru Yuna sahabat sedari kuliah. Suatu takdir yang membuatku bersyukur banget karena bisa hidup di Jakarta bareng teman waktu kuliah, walau dulu kita beda jurusan, namun tetap dekat. Yah, meski sekarang kita juga gak satu tempat kerja, tapi seenggaknya aku bisa nebeng motor sama dia haha (ketawa licik) "Sorry, sorry. Tadi ada telepon dari ibu", aku keluar dari kamar. "Yaudh yo, inikan hari pertama lo kerja, lo gak boleh telat!", kata Yuna. "Siap bosss!". Dilarang copy-paste
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Usai Pilu | KTH ✔
  • nostalgia SMA kita
  • Stepbrother | nct ot 23
  • SERENDIPITY
  • Kisah Anak Remaja
  • MY LOVE IS TROUBLE MAKER
  • Seconds passed.
  • benci dan cinta beda tipis
  • DJ DREAM:D4DJ

[ Before Sirkuit ] "Kata Caesar, terkadang ada beberapa perasaan yang lebih baik disimpen di sini, Han." Jari telunjuknya mengarah pada dada, "Tapi gue gak mau nyesel karena perasaan itu gue simpen." Hana masih bungkam, namun ia memberanikan diri untuk menatap wajah serius Arka. Membiarkan matanya menyeludup pada ucapan Arka yang sebenarnya ia tak tahu laki-laki itu sedang membicarakan perasaan kepada siapa. "Gue sayang sama lo, Han.." "Maaf gue mengikut sertakan perasaan gue dan secara tidak langsung terjun ke kehidupan lo. Gue minta maaf, tapi jatuh cinta sama lo itu diluar kehendak gue sebagai manusia. Gue gak pernah milih buat jatuh cinta kepada siapa, perasaan gue ngalir ala kadarnya dan ternyata bermuara ke lo, Han, orang yang gak pernah gue sangka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines