Bukan Pelabuhanku

Bukan Pelabuhanku

  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Sab, Agt 20, 2016
Ini adalah hari pertamaku kerja sebagai guru di salah satu SMA swasta ternama di kota metropolitan, ya SMA Tunas Bangsa Di ibu kota, jauh dari orang tua, ngekost, dan apa-apa sendiri, ya itu yg akan aku lakukan mulai hari ini dan entah sampai kapan. "Hana! Buruan Han, kita bakal telat nih", seru Yuna sahabat sedari kuliah. Suatu takdir yang membuatku bersyukur banget karena bisa hidup di Jakarta bareng teman waktu kuliah, walau dulu kita beda jurusan, namun tetap dekat. Yah, meski sekarang kita juga gak satu tempat kerja, tapi seenggaknya aku bisa nebeng motor sama dia haha (ketawa licik) "Sorry, sorry. Tadi ada telepon dari ibu", aku keluar dari kamar. "Yaudh yo, inikan hari pertama lo kerja, lo gak boleh telat!", kata Yuna. "Siap bosss!". Dilarang copy-paste
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • JUNI ( COMPLETE )
  • [1] Tukang Mokel | Ondah Family
  • SERENDIPITY
  • benci dan cinta beda tipis
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • MY LOVE IS TROUBLE MAKER
  • DJ DREAM:D4DJ
  • Kisah Anak Remaja
  • 7 hari menggapai cintanya

- Kinaya sudah memantapkan diri untuk tidak percaya dan bergantung pada apapun dan siapapun, Kinaya hanya percaya bahwa dirinya sanggup untuk berdiri di atas kakinya sendiri. *** "Setelah ini jangan harap lo bisa liat wajah gue lagi," Kinaya bergegas pergi meninggalkan laki laki yang masih termenung di tempatnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan