BANANA : Batas, Nara, Nathan.

BANANA : Batas, Nara, Nathan.

  • WpView
    LECTURES 101,527
  • WpVote
    Votes 4,691
  • WpPart
    Chapitres 18
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., déc. 19, 2023
[Revisi] Ada di depan mata, namun sulit dijangkau. Sekalipun bisa, ia tak punya daya. Nara suka Nathan entah sejak kapan. Hingga suatu hari ia diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bersinggungan takdir dengan lelaki super pede tersebut, walau hanya sebatas teman. Sejak saat itu ia tak perlu lagi memandangnya dari kejauhan. Nathan suka pisang, sangat suka. Tapi Ujang selalu merebut hartanya itu darinya. Siapa sangka hewan primata itu ada yang punya, dan ironisnya dia seorang gadis remaja yang menggemari hewan hingga tidak sungkan untuk mengajak mereka bicara, namanya Nara. Sejak mengenal Nara, Nathan punya hobi baru selain makan pisang, yaitu menjahili Nara. Seiring berjalannya waktu jarak di antara mereka semakin menipis. Nathan ingin menjadi penyemangat Nara, dan Nara yang semakin ingin menjadikan Nathan rumah kedua. Jika boleh memilih, haruskah mereka keluar dari zona nyaman? Oh, mungkin lebih tepatnya zona teman?
Tous Droits Réservés
#43
pisang
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • IF ONLY ✔ [SELESAI]
  • ReyHana (COMPLETED)
  • Aranathan
  • BASTARA DARA (SEASON II)
  • ARKASYA
  • HAMA [COMPLETED]
  • Gardenia | END
  • ALZADAISY[End]
  • Aksa-Dara [SELESAI]
  • CLOSER

[SAD STORY IN YOURE AREA] PLAGIAT! Aku doakan bokong kalian bisul seumur hidup!! "Memang salahku, Ra. Tetap mengejar kamu disaat kamu sedang gila-gilanya mencintai orang lain." -Mikaila Zudith Selama ini, Zudith merasa percaya diri dan bebas menunjukkan perasaannya terhadap Nara karna laki-laki yang kelewatan gantengnya itu belum dimiliki siapa pun. Namun sekarang ... setelah gebetannya itu lebih memilih jadian dengan Nadine si adik kelas dengan predikat cekiber(cewe kita bersama) di sekolahnya, rasanya Zudith tidak punya hak untuk terus menunjukkan perasaannya sebebas dulu. Lalu, haruskah Zudith berhenti? Dan menyia-nyiakan ratusan hari yang ia lalui untuk mengejar Nara?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu