Raga
  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 21, 2016
Siapapun akan membenci kebodohannya sendiri, suatu saat nanti. Ketika apa yang dicintai semakin tidak tahu diri. Tetapi siapapun boleh membenciku, Karena mencintai laki-laki ini Dengan segala kebodohanku. Raga, Semoga yang kubutuhkan hanya sebatas dirimu. Dan barangkali kehadiranmu yang tidak lagi menyenangkan. ***** Dega menginginkan Naya. Tetapi dia lebih ingin Naya bahagia. Naya adalah seorang gadis yang berusaha sekuat tenaga mempertahankan hubungannya dengan Raga. Raga adalah laki-laki yang lupa dengan gadisnya dan mulai sibuk dengan dirinya sendiri. Sampai-sampai dia tidak lagi sadar bahwa Dega telah datang. Membawakan sesuatu untuk Naya, yang lama tak lagi mampu dia berikan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • Terjebak Cinta
  • Real Affection (COMPLETED)
  • In Seventh Heaven
  • Without Female Friends✅
  • Dia, Pangeran (Revisi)
  • Dalam Diam, aku Mencintaimu

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines