Perjuangan Sang Pelayan

Perjuangan Sang Pelayan

  • WpView
    Lecturas 17
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 22, 2016
WpInfo
No ficción
Perjuangan memang harus dilakukan. Jujur dan berani harus ditanamkan dalam diri. Menapaki hari untuk terus melanjutkan hidup. Seolah matahari memberi semangat. Bergerak dengan lincah kaki diatas pedal sepeda. Dikayuh sedikit untuk dapat terus beranjak. Dengan memakai baju lengan panjang tebal berwarna coklat. Dengan tergesa, melewati jalan yang lebar yang ada di pinggir kota. Terus melaju mengarah ke tempat dia bekerja. Sesampainya diparkir sepeda, segera masuk membuka pintu. "Selamat siang." (sambil menulis absensi di depan komputer kasir). "Kamu nomer satu yang datang, no" "Mosok mbak?" "Iya, belum ada yang datang kok" "Ya wes, aku ke belakang sik mbak" "Iya" Kuarahkan kaki menuju kamar ganti yang berada di ujung ruangan. Di sana dibuka baju lengan panjang coklat tadi yang dipakai untuk menutupi dari sengat matahari. Kemudian dinyalakan kipas angin yang tersedia di bawah tangga untuk menghilangkan keringat. "Aduh, panasnya" Dilihat jam menunjukkan pukul stengah dua siang.
Todos los derechos reservados
#33
pelayan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • Naughty Nanny
  • Sudut pandang (felisha)
  • penyesalan
  • ketika benci menjadi Cinta
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Silent, Please! (Re-up)

"Put ...!," "Puput ...!," "Apaan sih !," "Sini dong," "Apaan !," "Sini, ini penting, lo harus tau !," Mau tidak mau Putri melangkahkan kakinya mendekati Mince. "Apa?," Mince memperlihatkan akun instagram kepada Putri, "Laki lo pasang foto telanjang dada," "Serius !," "Serius, sumpah !,"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido