Kanaya dan Arkana

Kanaya dan Arkana

  • WpView
    MGA BUMASA 76,163
  • WpVote
    Mga Boto 3,774
  • WpPart
    Mga Parte 33
WpMetadataReadKumpleto Sun, Sep 2, 2018
Arkana suka Tiara. Tiara cantik, putih, dan Tiara modis. Tipe-tipe cewek yang disukai cowok jaman sekarang. Tetapi Irsyad tidak suka saat Arkana menyukai Tiara. Kata Irsyad, Tiara itu gak baik. Sampai akhirnya, Irsyad menjodoh-jodohkan Arkana dengan Kanaya. Teman Arkana yang selalu dijadikan tempat mencontek anak-anak sekelas. Jujur saja, Arkana tidak punya perasaan apapun pada Kanaya. Kanaya suka Juna. Sejak awal bertemu, Kanaya sudah menaruh perhatian lebih pada Juna. Cowok yang sangat baik dan lucu. Tapi, saat Kanaya menyatakan perasaannya pada Juna, cowok itu justru menjauhi Kanaya. Kanaya sadar dan mengerti, bahwa dia bukan tipe para cowok masa kini. Kanaya dan Arkana. Dua remaja yang akhirnya terjebak oleh perasaan mereka masing-masing. Takdir benar-benar mempermainkan mereka.
All Rights Reserved
#103
kanaya
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Possesive Playboy
  • Crazy Over You ✔
  • [RWS#1] I'M NOT STUPID (END)
  • YUDHISTIRA ✔️
  • MANTRA CINTA KANAYA [TAMAT] [15+]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • When He Wants Me
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Go And Forget it

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman