Jiwa Gadis

Jiwa Gadis

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
-Raissa Adra- Gadis yang pendiam. Walaupun dia kelihatan kasar pada luaran, tetapi hatinya yang lemah lembut itu hanya Allah yang fahami. Dia seorang yang cukup tertutup dari segi hal peribadi. Sehinggakan dia tidak mendapat seorang pun rakan untuk meluahkan perasaan yang tersemat di jiwa gadisnya. Menyimpan pelbagai luka di dalam hati. Namun,dia tetap tersenyum kerana dia amat menyayangi nendanya yang sejurus menggantikan tempat ibu bapanya. Kisahnya hidupnya tetap pedih walaupun dikurniakan harta yang berlimpah. Namun itu belum cukup untuk mengubati luka yang masih tertusuk dalam di lubuk hatinya terhadap keluarganya sendiri. Apakah kisah yang dialami oleh Raissa Adra? Apakah penyelesaiannya? Mampukah dia hadapi semua ini?
All Rights Reserved
#134
kasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adriana Raisa
  • CERITERA HATI ZUHAIR
  • Masih Ada Dia
  • RASMI MILIKKU
  • Takdir Tak Menjanjikan Bahagia
  • Bunga Hayyan's (C)
  • LUAHAN HATI SI GADIS
  • IZINKAN DIA HADIR  [COMPLETE]
  • [C]Rantai Takdir

"Adham... kalau kau tahu betapa aku masih tunggu kau untuk kembali dan kenapa kau pergi tanpa sebarang kata?"- Adriana Raisa "I'm sorry... I never meant to break you. But I had no choice." - Marteen Adham Tahun 2019 adalah tahun terakhir mereka berbual. Tiada pergaduhan, tiada alasan cuma satu hari Adham hilang dari hidup Adriana, seperti bayang-bayang yang lenyap ketika mentari terbit. "Aku masih tunggu kau, Adham. Masih harap satu hari kau akan muncul, bawa semua rasa yang pernah kita janji." - Adriana Raisa Adriana tidak mampu melawan keputusan keluarga. Hatinya masih milik Adham, tapi dia dipaksa memilih antara setia pada masa lalu atau reda pada takdir. Dan itulah saat dia bertemu Ilyas seorang lelaki yang tidak menjanjikan cinta, tapi menawarkan perlindungan. "I tahu... you masih ada orang lain dalam hati you. Tapi kalau you benarkan, I nak jadi seseorang yang boleh buat you rasa selamat. Bukan hari ni, bukan esok... tapi bila you dah sedia." - Syakir Ilyas "I can't give you my heart, Ilyas. Sebab hati I masih luka." - Adriana Raisa "I tak minta hati you, Adriana. I cuma nak ada di sisi you... sampai satu hari nanti you mampu senyum tanpa rasa sakit." - Syakir Ilyas Adham? Dia tidak pernah kembali. Tapi kenangannya kekal dalam setiap malam yang Adriana tangisi. Dan Ilyas, dia tetap ada diam, setia dan sabar menunggu luka yang bukan dia cipta untuk sembuh satu per satu. Ini bukan kisah cinta tiga segi. Ini kisah tentang kehilangan, tentang penantian, dan tentang seorang lelaki yang datang bukan untuk menggantikan cinta lama, tapi untuk memulihkan hati yang hampir musnah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines