Senja di Persimpangan Jalan

Senja di Persimpangan Jalan

  • WpView
    Membaca 180
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sab, Agt 27, 2016
Nando, seorang pemain basket yang puitis. Ia tidak hanya memberikanku kebahagiaan, tetapi juga mengajarkan cara bahagia. Aku, Bintang yang menyukai bintang. Aku menyukai bintang sampai akhirnya Nando mengajarkanku caranya bahagia dengan menyukai senja. Senja di persimpangan jalan, senja yang tidak akan pernah menggantikan kesukaanku pada bintang. *** Hai! Ini adalah cerita pendek pertamaku. Semoga suka, ya! :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Diary [COMPLETED]
  • Sunrise Become Sunset (End)✓
  • FAJAR SAMUDRA
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Heartbeat
  • Hai, Selesai.
  • SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • [✓] HOME

[Belum Revisi] "A-aku sudah lama mengagumimu. Ta-tapi aku hanya berani menatapmu dari kejauhan. Ya, seperti aku menatap Bintang di langit." "...Dan, perkenalkan aku Jingga, warna langit sore yang di sebut senja itu katanya selalu di sukai banyak orang. Tapi, warna Jingga pada Senja kali ini hanya berharap di sukai oleh Bintang, walau nyatanya Bintang hanya akan selalu bersama Bulan yang tentunya Senja hanya menjadi latar pendukung Bulan dan Bintang." --- Jingga. NB : Maaf kalo banyak salah pengetikan dan ceritanya gak nyambung. Pengen cepet namatin soalnya, jadi gak dapet Feelnya. Maaf. Kalau sempat, saya revisi and republish dengan cara penceritaan yang beda. Terimakasih udah baca, mohon kritik dan sarannya kaka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan