SILENT HILL - DETOX

SILENT HILL - DETOX

  • WpView
    LECTURAS 723
  • WpVote
    Votos 80
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadConcluida sáb, ago 27, 2016
Mizuki Kaneshiro menatap dengan muram papan nama kota itu ketika turun dari bis. SILENT HILL Populasi: 200 jiwa. Ia menyeret tas beroda yang ia turunkan dari atas bus, sementara bus yang tadi ia tumpangi segera melaju pergi. Ia menoleh ke kaca-kaca yang menyembunyikan wajah para penumpang di baliknya. Terlihat macam-macam ekspresi mereka ketika melihat papan nama itu: jijik, takut, ngeri; semuanya adalah tatapan negatif. Menganggap kota ini sebagai kota yang menyandang nama horor sebenarnya adalah salah kaprah. Dari huruf kanjinya, kata "silent" sebenarnya lebih tepat diartikan "damai". Para penghuni pertamanya memilih lokasi ini untuk membangun kota baru karena kesunyiannya. Tak ada binatang liar yang tinggal di sini, sehingga dianggap aman bagi penduduk. Namun segera, setelah kota ini berdiri, para penduduk-pun mengetahui mengapa tempat ini begitu sunyi, jauh dari keriapan makhluk melata ataupun kicauan nyanyian burung-burung dari hutan di sekitarnya. Karena gas beracun dalam tanahnya. (Cerita ini saya ambil dari blog "mengakubackpacker.blogspot.co.id" dan sudah dapat izin dari penulisnya "DavidCahyo")
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Impian Untuk Hidup (End)
  • [Sihir Para Countryhumans] | CH |
  • BABIBU
  • Silent Girl
  • EPISTROFI [END]
  • Different Heroine || Tokyo Ghoul:re x Reader
  • Ten Finger Tiger Punch
  • Bocah Wibu Kepleset Ke Isekai

"Mencegah kematian mereka di dunia lain" itulah tawaran sekaligus solusi yang diberikan oleh orang yang kutemui saat semua teman temanku perlahan mulai bertingkah aneh. Namaku Indonesia, Aku yang hanyalah seorang anak hiperaktif biasa yang memilih untuk kembali ke kampung halaman ku selama beberapa hari, ada sesuatu yang menggangguku selama di sana hingga akhirnya aku kemudian kembali ke kota. Namun tunggu, aku menyadari ada suatu hal yang salah, Phil yang biasanya ceria kini terdiam setiap melihatku, Singa yang biasanya selalu bekerja keras bahkan di luar jam kerjanya kini tampak sangat kelelahan dan sering terduduk diam di depan jendela, bahkan sampai ayah kami- ASEAN yang kini mulai terasa menjadi seseorang yang berbeda. Hanya butuh sekitar beberapa hari setelah itu semua orang mulai berperilaku aneh, tepat pada saat itu seseorang datang dan membawaku ke dunia lain, tempat dimana aku menjalankan tugas darinya, dengan imbalan suatu jawaban dari semua keanehan ini. Sebenarnya apa yang telah terjadi? *Typo bertebaran *Cover book sepenuhnya milik saya *Hanya imajinatif dan tidak bermaksud menyindir pihak manapun

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido