Siluet Di Ujung Senja

Siluet Di Ujung Senja

  • WpView
    Reads 1,581
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 23, 2022
[TEEN FICT--ROMANCE] "Entah kenapa aku merasa ingin selalu berada di dekatnya. Apa mungkin aku mulai mencintainya? Jika debaran tenang yang membuatku hidup ini dinamakan cinta, maka aku menyerah, aku telah jatuh cinta." Adalah Keysha, seorang mahasiswi jurusan Matematika yang seakan tenggelam ke dalam samudra karena diminta tolong oleh sahabatnya. Bagaimana tidak tenggelam ke dalam samudra, kalau dia akan memata-matai Genta, seorang mahasiswa keren yang digila-gilai banyak orang. Saking parahnya, Keysha sampai di juluki cewek aneh oleh Genta. Satu payung berdua, adalah awal dimulainya kisah seru antara cewek aneh dan Genta.Cewek aneh memang pantas melekat dengan diri Keysha. Dengan karakternya yang polos, yang bahkan dengan tidak sengaja menunjuk Genta untuk dijadikan gebetannya. Tapi tidak semudah itu Keysha mendapatkan Genta. Ada Indri, pacar Genta yang begitu cantik dan sempurna, yang membuat keributan di antara mereka. Ada juga seorang gadis, yang terkadang Genta lihat berdiri di pantai ketika senja datang, yang membuat Genta bingung dengan perasaannya. Banyak kesalahpahaman yang terjadi yang membuat perasaan Keysha dan Genta yang bersambut tidak saling kunjung bertemu. "Sebegitu tepatkah dia datang sampai aku tidak menyadarinya? Dan hari ini, hatiku menyadari cintanya untuk dia?"
All Rights Reserved
#168
diterbitinclover
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • CLASS F
  • [END] Blind Rainbow
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Aku Takut Dicintai
  • LOGARITMA
  • Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
  • Kelas A [End]
  • Different Way
  • No Drama (SELESAI)

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines