Story cover for Frustasi by austin_writer
Frustasi
  • WpView
    Reads 1,008
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 1,008
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Aug 27, 2016
Frustasi. Kadang itu yang menggambarkan semuanya. Gunung, lembah, dan jalan yang berliku-liku pun selalu ada dalam hari-hariku. Namun semua rasa frustasi dan depresi ini sirna. Benar-benar sirna ketika aku menemukan sosok  belahan rusukku. Semua terasa indah hingga suatu saat, terjadi hal yang merubah segalanya.

"Hidup itu indah, tergantung bagaimana kita melihatnya."

"Selama ada aku kamu nggak papa"


Dilarang keras mengutip, menjiplak, atau memfotocopy sebagian atau seluruh isi buku ini serta memperjualbelikannya tanpa izin tertulis dari penulis austin_writer
All Rights Reserved
Sign up to add Frustasi to your library and receive updates
or
#553heart
Content Guidelines
You may also like
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
You may also like
Slide 1 of 9
Losing You cover
Alisa's Story  cover
Teruntuk Pesawat Kertasku [✓] cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
DANDY  cover
Ilusi cover
Tomboyish Girl [Proses Penerbitan] cover
Tokoh Utama cover
Disaster In Feelings cover

Losing You

11 parts Complete

"Terus gimana sama Manda?" "Ya udah, selesai. Fokus gue cuma ke Rena sekarang..." jawab suara yang terdengar familiar di telingaku. Ucapannya terngiang di otakku. Jantungku berpacu. Kakiku lemas seperti jelly. Aku menggapai rak buku yang ada disampingku untuk menahanku agar tidak terjatuh. Semuanya terasa jelas sekarang. Dan aku mulai menyadari apa yang telah aku lupakan. Dengan sedikit limbung, aku memaksakan kakiku untuk menjauhi tempat ini. Sudah cukup banyak yang ku dengar. Cukup untuk tahu kebenarannya Cukup untuk kembali menyadari siapa diriku