will you marry me?!!

will you marry me?!!

  • WpView
    Leituras 73
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, set 11, 2016
andrew tidak habis pikir, kakak nya louis menjebak nya saat ia tengah mabuk. sebuah kesepakatan yang sama sekali tidak ia duga, namun mau tidak mau harus andrew setujui akhir nya. "hanya karena sebuah tanda tangan bodoh,sial.. itu pasti tanda tangan ku, karena tidak ada yang bisa meniru nya". "berhentilah menjadi pria brengsek andrew, ayah sedang sekarat!!, carilah gadis baik baik dan berhentilah bermain main". "kenapa aku harus melakukan itu?, aku masih ingin hidup bebas". pandangan Louis menajam, lalu ia pun tersenyum sinis sambil melempar asal sebuah berkas yang terbuka, membuat Andrew hanya bisa menganga melihat nya. "kau tau pasti maksud ku kan?" "shiiit,kau menjebak ku ka..." Cerita punya saudara, hanya ada sinopsis.. Selengkap nya boleh cek di akun juan cogant
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • LOVE  SAID (Terbit Versi E-book)
  • Brothers
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • TOUCHED (End)
  • Master Hong's Lucky Bride
  • ADRIAN THE OF OBSESSION
  • COMEBACK MANTAN [TAMAT]
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Side Effect: The Dilemma (END)

Warning⚠️ Sebagian bab sudah di hapus untuk kepentingan proses penerbitan. Cek versi E-Book di sini👇👇👇 https://play.google.com/store/books/details?id=5XHVDwAAQBAJ ***** "KAU benar-benar kejam! Aku tak akan pernah memaafkanmu." Gadis itu tak hentinya mengutuk, memaki dan menghina pria dihadapannya. "kau bajingan! Brengsek! Enyahlah dari hadapanku!" paki gadis itu lagi, matanya melotot menyiratkan kebencian yang mendalam. Mengapa harus dia yang menerima imbas dari kesalahan yang tak pernah ia lakukan. Gadis itu sudah terlihat kacau, bajunya yang lusu dengan sedikit sobekan, rambutnya yang acakan, dan ada sedikit darah dibibirnya. Tak Cuma itu masih ada bekas cakaran disekujur lengan dan lehernya dan wajahnya yang sudah kelunturan make-up akibat air matanya yang tak berhenti menetes. Bukannya iba pada gadis malang itu, Pria bermata biru nan tajam itu malah menatap gadis di depannya dengan seringai penuh kebencian. "tanpa kau suruh pun aku akan pergi, aku tak sudi melihat tampang jalang mu." Ucap pria itu sarkatis. "pergi kau brengsek! Bajingan! PERGI!!" teriak gadis itu begitu menggema diruangan yang sudah kelihatan seperti kapal pecah. BRAKK... suara hantaman pintu, menandakan pria bermata biru itu telah pergi. Siapa sangka hari yang sudah ditunggu-tunggunya menjadi hari yang paling dibencinya. Pria itu, datang kepadanya dengan sejuta pesona. Menawarkan sebuah kebahagian yang membuatnya seakan melayang, namun semua itu palsu. Semua itu hanya kamuflase yang telah direncanakan untuk menyakitinya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo